Ansipasi Virus Corona, KSP Kirim 20 ribu Masker ke Hong Kong

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 13 November 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 13 November 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyerahkan 20 ribu masker medis untuk warga negara Indonesia yang berada di Hong Kong. Bantuan masker ini untuk meminimalisir penularan 2019-nCoV atau virus corona.

    Masker-masker itu dititipkan kepada Nur Meliani, warga negara Indonesia di Hong Kong yang sedang pulang ke Indonesia. "Kami coba membantu saudara kita di Hong Kong. Perhatian dari kita akan sangat berarti bagi mereka," kata Moeldoko dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Februari 2020.

    Menurut Moeldoko, pemerintah saat ini melakukan berbagai langkah untuk menghadapi penyebaran virus Corona dan dampaknya. "Kemarin (Kamis) saya pimpin rapat koordinasi yang dihadiri beberapa menteri, hasilnya adalah menunjuk KSP sebagai pusat informasi terpadu penanganan corona di Indonesia," ucap dia.

    Hingga kini, 24 orang di Hong Kong dilaporkan terinfeksi virus corona, satu di antaranya meninggal dunia. Melihat data itu, Hong Kong menjadi salah satu negara yang penduduknya berisiko tinggi terpapar wabah ini. Sementara, terdapat sekitar 200 ribu warga Indonesia tinggal di wilayah itu.

    Moeldoko berharap masyarakat Indonesia yang lain mau bergerak untuk memperhatikan WNI di luar negeri, terutama di negara-negara yang terpapar wabah virus Corona.

    Meliani mengatakan masker dan cairan pembersih tangan merupakan barang yang dibutuhkan WNI di Hong Kong. "Kami sangat kekurangan masker kesehatan,” kata dia. Meski sudah ada bantuan dari berbagai lembaga namun jumlahnya masih kurang mencukupi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.