WP KPK: Wakapolri Dua kali Batalkan Penarikan Komisaris Rossa

Pejabat baru Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy saat pengucapan sumpah jabatam Wakapolri di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. Upacara serah terima jabatan Wakapolri dan Kapolda ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono mengirim surat sampai dua kali untuk membatalkan pemulangan penyidik Komisaris Rossa Purbo Bekti. Surat ini diduga tidak digubris oleh pimpinan KPK, Firli Bahuri cs. "Mabes polri mengirimkan dua kali surat bukan hanya satu kali, dua kali surat pembatalan penarikan Kompol Rossa," kata Ketua WP KPK, Yudi Purnomo, di kantornya, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020.

Yudi mengatakan Wakil Kapolri Gatot mengirim surat pembatalan ke KPK pertama kali pada 21 Januari 2020. Namun, pimpinan KPK baru mendisposisikan surat ini 7 hari setelahnya yakni pada 28 Januari 2020. Wakil Kapolri kemudian kembali mengirimkan surat pembatalan pada 29 Januari 2020.

Dalam dua surat itu, kata dia, kepolisian menegaskan bahwa Komisaris Rossa masih tetap bekerja di KPK hingga masa tugasnya habis yaitu pada September 2020.

Yudi menyayangkan sikap pimpinan KPK yang tak menggubris surat itu. Ia menilai pimpinan telah melanggar prosedur penarikan dan berpotensi melanggar etika dalam penarikan Rossa. Penarikan Rossa dinilainya dapat menganggu penyidikan kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Rossa adalah penyelidik sekaligus penyidik yang terlibat dalam operasi tangkap tangan kasus ini. Namun, komisioner KPK, Alexander Marwata membantah. Rossa, kata Marwata, bukan penyidik perkara suap Wahyu Setiawan, tapi hanya diperbantukan pada saat operasi tangkap tangan.

WP KPK melaporkan dugaan itu kepada Dewan Pengawas pada 4 Februari 2020. "Saya sudah ketemu dengan lima orang anggota Dewan Pengawas langsung, di ruang kerja mereka," kata Yudi.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Ali Fikri, sebelumnya juga mengakui ada surat pembatalan dari Kepolisian. Namun, dia mengatakan kepolisian hanya mengirimkan surat sebanyak satu kali yaitu pada 21 Januari 2020.

"Ada surat tanggal 21 Januari 2020 yang ditandatangni oleh Pak Wakapolri terkait dengan pembatalan penarikan terhadap yang saya sebutkan tadi," kata Ali di kantornya, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. Tapi, kata Ali, surat itu diterima KPK ketika proses pemberhentian penyidik asal kepolisian ini sudah rampung.

Ali menjelaskan pemulangan Rossa bermula dari surat penarikan yang ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia Kepala Kepolisian RI pada 13 Januari 2020. Surat itu menyatakan Polri menarik dua penyidiknya, yakni Komisaris Rossa dan Komisaris Indra dengan alasan penugasan di kepolisian. Surat diterima pimpinan KPK pada 14 Januari 2020 dan hanya butuh waktu satu hari bagi pimpinan KPK menyetujui permintaan itu. "Per tanggal 15 pimpinan lima-limanya sepakat memulangkan Rossa," kata Ali.






Brimob Satuan Tertua Polri, Pelaksanaan Tugas Sehari-hari di Bawah Kendali Siapa?

32 hari lalu

Brimob Satuan Tertua Polri, Pelaksanaan Tugas Sehari-hari di Bawah Kendali Siapa?

Brimob satuan tertua Polri yang lahir pada 14 November 1946 ini dibentuk untuk mencegah ancaman Kamtibmas. Apa tugas, fungsi dan perannya?


Dipimpin Langsung Wakapolri, Timsus Periksa Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob Selama 3 Jam

50 hari lalu

Dipimpin Langsung Wakapolri, Timsus Periksa Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob Selama 3 Jam

Wakapolri Komjen Gatot eddy Pramono memimpin langsung pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob. Seluruh anggota timsus hadir.


Roy Suryo Jelaskan Video Viral Ia Nongkrong di Komunitas Mercedes, Ulang Tahun Jenderal Nana Soekarna

55 hari lalu

Roy Suryo Jelaskan Video Viral Ia Nongkrong di Komunitas Mercedes, Ulang Tahun Jenderal Nana Soekarna

Roy Suryo akhirnya menjelaskan aksi viral saat nongkrong bersama klub mobil tua pada Minggu, 31 Juli 2022 lalu.


Profil Wakapolri Gatot Eddy Pramono, Hari ini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan UNRI

20 Juli 2022

Profil Wakapolri Gatot Eddy Pramono, Hari ini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan UNRI

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dikukuhkan sebagai guru besar kehormatan oleh Universitas Riau (UNRI), Rabu 20 Juli 2022. Ini profilnya.


UNRI Kukuhkan Wakapolri sebagai Guru Besar Kehormatan, Gatot Eddy Pramono Singgung Profesionalisme Polri

20 Juli 2022

UNRI Kukuhkan Wakapolri sebagai Guru Besar Kehormatan, Gatot Eddy Pramono Singgung Profesionalisme Polri

Wakapolri Gatot Eddy Pramono dikukuhkan sebagai guru besar kehormatan UNRI di Kampus Gobah, Universitas Riau secara tertutup, Rabu, 20 Juli 2022.


Wakapolri Gatot Eddy Pramono Terima Gelar Guru Besar Kehormatan Unri

20 Juli 2022

Wakapolri Gatot Eddy Pramono Terima Gelar Guru Besar Kehormatan Unri

Gatot Eddy Pramono akan dikukuhkan sebagai guru besar kehormatan bidang ilmu hukum.


Ferdy Sambo Dicopot, Wakapolri Jalankan Tugas Kadiv Propam

18 Juli 2022

Ferdy Sambo Dicopot, Wakapolri Jalankan Tugas Kadiv Propam

Kapolri menunjuk Wakapolri gantikan sementara Ferdy Sambo dari jabatannya. Langkah ini diambil untuk menjaga objektivitas.


Volume Kendaraan di Pelabuhan Merak Tinggi, Wakapolri Minta Pemudik Bersabar

29 April 2022

Volume Kendaraan di Pelabuhan Merak Tinggi, Wakapolri Minta Pemudik Bersabar

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan volume kendaraan di Pelabuhan Merak tinggi pada prediksi puncak arus mudik Jumat ini.


Wakapolri Gatot Eddy Beberkan Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2022

14 April 2022

Wakapolri Gatot Eddy Beberkan Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2022

Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono membeberkan strategi mengamankan mudik Lebaran 2022.


Gebrakan Eks Ketua Wadah Pegawai KPK: Nanang, Novel Baswedan, Yudi Purnomo

4 Oktober 2021

Gebrakan Eks Ketua Wadah Pegawai KPK: Nanang, Novel Baswedan, Yudi Purnomo

Wadah Pegawai KPK memberikan warna tersendiri di lembaga antirasuah itu. Eks Ketua WP KPK dari Nanang Farid, Novel Baswedan, Yudi Purnomo Harahap