Idham Azis Sindir Budaya Menghadap Atasan untuk Minta Jabatan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis melantik 13 perwira tinggi di Gedung Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 16 Desember 2019. TEMPO/Andita Rahma

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis melantik 13 perwira tinggi di Gedung Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 16 Desember 2019. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Idham Azis menyayangkan masih adanya anggota yang menghadap atasan untuk meminta jabatan. Pernyataan tersebut diutarakan Idham setelah memberikan penghargaan kepada 21 anggotanya yang berprestasi.

    "Organisasi Polri harus memberi perhatian kepada mereka yang betul-betul berprestasi. Itu parameternya harus paling di atas, bukannya kasak kusuk, bukan yang menghadap-menghadap, baru dikasih jabatan," kata Idham di Ruang Rupatama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 6 Februari 2020.

    Idham menyebut dari 470 ribu personel Polri, 0,01 persennya pernah terdengar menghadap atasan untuk meminta jabatan. "Pertanyaannya, bagaimana dengan mereka yang tidak menghadap?" ucap dia.

    Idham pun meminta personel yang berprestasi diprioritaskan mendapat promosi jabatan. Selain itu, ia berharap adanya pemberian penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi personel yang lain.

    "Saya kira itu bagian dari kebanggaan organisasi dan kebanggaan teman-teman yang mendapat rahmat dan amanah serta kebanggaan bagi keluarga," ucap Idham.

    Idham Azis hari ini memberikan penghargaan kepada 21 anggotanya yang dianggap berprestasi dari tingkat perwira menengah hingga bintara. "Kegiatan pagi ini untuk memberikan bukti bahwa proses itu tak pernah mengkhianati hasil," kata Idham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.