Pemerintah Hitung Manfaat dan Mudarat Pemulangan WNI eks ISIS

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam Mahfud MD dan Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Panggabean beserta anggota Dewan Pengawas KPK memberikan keterangan pers di Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Pertemuan ini membahas tentang penguatan KPK dan koordinasi masalah kerja Dewan Pengawas KPK. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menkopolhukam Mahfud MD dan Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Panggabean beserta anggota Dewan Pengawas KPK memberikan keterangan pers di Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Pertemuan ini membahas tentang penguatan KPK dan koordinasi masalah kerja Dewan Pengawas KPK. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan pemerintah membahas pemulangan WNI eks ISIS atau teroris lintas negara (foreign terrorist fighters, FTF).

    "Belum diputuskan karena ada manfaat dan mudaratnya masing-masing," kata Mahfud saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020.

    Mahfud mengatakan bila dipulangkan, WNI eks ISIS itu bisa menjadi masalah di sini. Jika pun memang kembali, Mahfud mengatakan mereka harus menjalani program deradikalisasi.

    Di sisi lain, para FTF ini juga memiliki hak untuk tidak kehilangan statusnya sebagai warga negara. Hal ini yang menjadi poin pertimbangan untuk memulangkan mereka.

    "Kami sedang mencari formula, bagaimana aspek hukum serta aspek konstitusi dari masalah teroris pelintas batas ini terpenuhi semuanya. Kalau ditanya ke Menkoplhukam itu jawabannya," kata Mahfud.

    Saat ini, Mahfud Md mengatakan masih ada sekitar 660 WNI yang diduga sebagai FTF di luar negeri. Mereka tersebar di berbagai negara termasuk di Suriah tempat organisasi teror ISIS berada, hingga di Turki dan Afghanistan. Mahfud juga menyebut kebanyakan di antara daftar nama itu, terdiri dari wanita dan anak-anak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.