Setneg Minta DKI Ajukan Detail Desain Revitalisasi Monas

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penanaman pohon di area revitalisasi Monas, Jakarta Pusat masih berlangsung hingga hari ini, Rabu, 5 Februari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Penanaman pohon di area revitalisasi Monas, Jakarta Pusat masih berlangsung hingga hari ini, Rabu, 5 Februari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Sekretariat Negara menggelar rapat bersama Ketua Badan Pelaksana sekaligus Sekretaris Komisi Pengarah Revitalisasi Monas, Anies Baswedan di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Rabu, 5 Februari 2020. Rapat itu kemudian meminta agar Anies yang juga merupakan Gubernur DKI Jakarta, agar mengajukan detail desain revitalisasi.

    "Nanti dari pihak Gubernur DKI, akan menyampaikan usulan akan menanam kembali di sebelah mana, sesuai dengan lampiran Keppres itu," ujar Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama, saat ditemui usai rapat.

    Setelah itu, detail desain akan dibahas oleh semua anggota komisi pengarah. Baru setelah itu, pemerintah DKI Jakarta akan melanjutkan kembali pengerjaan revitalisasi.

    Setya mengatakan Komisi Pengarah ingin agar Monas kembali berfungsi untuk pelayanan publik dan vegetasi. "Kita tidak mau ada yang mangkrak di situ," kata dia.

    Dalam pertemuan tadi, kata Setya, Anies mempresentasikan semua rancangan penataan taman Medan Merdeka, terutama di dalam kawasan Monas, baik eksterior maupun interior. Namun rapat lebih fokus membahas penataan di Plaza Selatan yang saat ini sedang dibangun.

    Setya menegaskan harus ada penyelesaian segera di sana. "Iya yang Selatan dulu (yang ditata). Karena tahun anggaran 2019, sekarang 2020 harus segera selesai. Yang lain nanti bisa menyusul," kata dia.

    Saat ini, proses pengerjaan revitalisasi Monas telah berjalan lebih dari 50 persen. Namun pembangunannya kemudian mendapat banyak sorotan dari masyarakat karena tak sesuai dengan desain awal. Sekitar 150 pohon di sana pun telah terlanjur ditebang akibat proyek awal revitalisasi. Pengerjaannya pun telah dihentikan dalam seminggu terakhir.

    Setya pun mengatakan ada kemungkinan jika proses pembahasan desain di tingkat Komisi Pengarah selesai, pengerjaan revitalisasi Monas nanti harus menyesuaikan bekas pembangunan awal yang belum rampung. "Akan sangat dimungkinkan ada penyesuaian-penyesuaian. Sekali lagi kita lihat bersama lampiran Keppres-nya," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.