Bupati Minta Mahfud MD Jadi Khatib Jumat di Natuna

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. TEMPO/Putri.

    Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Kabupaten Natuna Abdul Hamid Rizal mengundang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD untuk berkunjung ke daerahnya. Hamid bahkan mendaulat Mahfud untuk menjadi khatib salat Jumat pada 7 Februari mendatang.

    Menurut dia, kehadiran Mahfud itu sekaligus dalam rangka menyejukkan masyarakat yang sempat menolak daerahnya menjadi lokasi karantina WNI dari Wuhan, Cina.

    "Kami minta hari Jumat agar beliau juga bisa memberikan wejangan sebagai khatib di sana, dan setelah itu mungkin kita sambil duduk-duduk di masjid, kan lebih sejuk," kata Hamid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

    Hamid melanjutkan, masyarakat juga akan menggelar doa bersama atau istigasah. Mereka berharap agar masyarakat Natuna sehat, begitu pula WNI yang baru kembali dari Wuhan, kota yang menjadi pusat penyebaran virus Corona.

    "Mudah-mudahan dengan adanya doa bersama itu masyarakat kita, masyarakat Natuna menjadi sejuk," kata dia. Salat Jumat dan doa bersama itu akan digelar di Masjid Agung Natuna.

    Masyarakat Natuna sebelumnya menggelar demonstrasi menolak daerahnya menjadi lokasi karantina WNI dari Wuhan. Mereka protes lantaran merasa tak ada sosialisasi sebelumnya.

    Masyarakat pun menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta pejabat eksekutif berkantor di Natuna. Besok, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan bertolak untuk berkantor di Natuna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.