Jokowi Perintahkan Siapkan Skenario Penanganan Virus Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri), Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (kanan) serta anak KH Salahuddin Wahid, Irfan Wahid (kedua kiri) memberikan keterangan pers usai melayat KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Almarhum Gus Sholah akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga yang berada di dalam kawasan Pesantren Tebuireng. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri), Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (kanan) serta anak KH Salahuddin Wahid, Irfan Wahid (kedua kiri) memberikan keterangan pers usai melayat KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Almarhum Gus Sholah akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga yang berada di dalam kawasan Pesantren Tebuireng. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan agar jajaran pemerintah mulai mempersiapkan skenario penanganan virus Corona, menyusul mewabahnya penyakit tersebut dari Cina.

    Menurut Jokowi, pemerintah harus bersiap menghadapi segala bencana, baik bencana alam maupun bencana non-alam, seperti virus ini.

    "Saya perlu ingatkan, sekarang ada bencana non-alam, virus Corona, hati-hati. Kita harus punya skenario kalau terjadi. Walaupun kita berharap mudah-mudahan tidak terjadi," ujar Jokowi dalam acara Rakornas BNPB di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Jawa Barat pada Selasa, 4 Februari 2020.

    Menurut Jokowi, kementerian dan lembaga terkait harus menyiapkan berbagai langkah-langkah penanganan, lokasi isolasi dan lain sebagainya untuk menghadapi kemungkinan masuknya virus Corona ke Indonesia. "Kalau tidak, kita tergagap-gagap," ujar Jokowi.

    Sore nanti, Jokowi diagendakan akan menggelar rapat terbatas bersama para menteri dan pimpinan lembaga terkait soal kesiapan menghadapi dampak virus Corona.

    Jokowi berharap pemerintah bisa bergerak cepat, sama seperti halnya ketika mengevakuasi 238 WNI dari Wuhan dan sejumlah titik di Provinsi Hubei, Cina.

    "Saya apresiasi reaksi cepat Kemenlu, TNI, dan kementerian serta lembaga terkait dalam melakukan evakuasi. Keputusan yang cepat dan dilaksanakan cepat," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.