Kumpulkan DPC Solo di Jakarta, PDIP Sebut Konsolidasi Pilkada

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 7 Oktober 2019. Dewi Nurita/TEMPO

    Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 7 Oktober 2019. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumpulkan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Solo di Jakarta. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wuryanto mengatakan, pertemuan itu dalam rangka konsolidasi internal.

    "Hanya konsolidasi internal partai dalam rangka persiapan pilkada," kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini ketika dihubungi, Senin malam, 3 Februari 2020.

    Bambang tak merinci lebih jauh apakah pertemuan tersebut membahas siapa calon yang akan diusung di Pilkada Solo 2020. Sejauh ini, ada dua bakal calon yang berniat maju pemilihan wali kota Solo dari PDIP, yakni putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo.

    Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa mengatakan DPC menerima undangan DPP pada Jumat pekan lalu. Kemarin, sebanyak 36 pengurus serta anggota Fraksi PDIP di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Solo bertolak ke Jakarta melalui Bandara Adi Sumarmo.

    Teguh menduga sengaja diundang untuk membicarakan mengenai persiapan pilkada Kota Surakarta. Hanya saja, dia mengaku tidak mengetahui agenda pembicaraan secara rinci.

    Teguh menyebut bahwa semua kader PDIP di Surakarta siap untuk melaksanakan semua instruksi dari partai. "Saat ini soliditas sangat dibutuhkan," kata dia.

    Ketua DPC PDIP Solo FX Rudyatmo juga mengaku tak mengetahui secara pasti agenda pertemuan itu. "Nanti saja kalau sudah ada hasilnya," kata Wali Kota Solo itu. Rudyatmo turut menghadiri undangan, setelah sebelumnya dia absen Rapat Kerja Nasional PDIP yang digelar 10-12 Januari lalu.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.