Jenazah Gus Solah Diberangkatkan dari Halim Perdanakusumah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerabat mengantarkan jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah menuju rumah duka di Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad malam, 2 Februari 2020. Semasa hidupnya, pria kelahiran Jombang, 11 September 1942 itu dikenal sebagai ulama yang gemar menulis, aktivis, juga politikus. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Kerabat mengantarkan jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah menuju rumah duka di Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad malam, 2 Februari 2020. Semasa hidupnya, pria kelahiran Jombang, 11 September 1942 itu dikenal sebagai ulama yang gemar menulis, aktivis, juga politikus. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah almarhum Salahudin Wahid alias Gus Solah diberangkatkan ke Bandara Halim Perdanakusumah pada 8.38 WIB. Ia akan diterbangkan dan dimakamkan di Jombang, Jawa Timur.

    Diiringi doa-doa dan lantunan salawat, jenazah Gus Solah dalam peti dinaikkan ke ambulans. Jenazah pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur itu berangkat dari rumah duka di kediamannya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan ke Bandara Juanda, Surabaya.

    Banyak tokoh yang melayat ke rumah duka. Di antaranya, Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, anggota DPD Jimly Asshidiqie, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. 

    Sebelum meninggal, mantan anggota Komnas Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta karena kondisinya kritis. Beberapa hari sebelum kritis, jenazah alumni Institut Teknologi Bandung itu sempat menjalani tindakan medis ablasi. Operasi itu dilakukan karena ada masalah pada selaput jantungnya.

    Setelah operasi berhasil dilakukan, Gus Solah pun diperbolehkan pulang. Namun beberapa hari di rumah, tubuh Gus Solah kembali lemas sehingga keluarga membawanya kembali ke rumah sakit. Jenazah Gus Sholah bakal dimakamkan di area Pesantren Tebuireng pada Senin sore, 3 Februari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.