Gus Solah Wafat, Khofifah: Beliau Paket Lengkap Seorang Negarawan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan soal proyek LRT Jawa Timur saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Ahad, 15 September 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan soal proyek LRT Jawa Timur saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Ahad, 15 September 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid, Ahad malam, 2 Februari 2020.  Gus Solah –sapaan Salahuddin- wafat pada usia 77 tahun.

    “Saya menyampaikan duka cita mendalam, seiring lantunan doa semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, menerima semua amal ibadahnya, mengampuni seluruh khilaf dan memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar Gus Solah,” tutur Khofifah dalam keterangan tertulisnya.

    Khofifah menilai Gus Solah merupakan salah satu putra terbaik bangsa. Menurutnya, adik mantan presiden KH Abdurrahman Wahid itu paket lengkap dari seorang negarawan. “Beliau adalah guru, aktivis, ulama, cendekia, sekaligus tokoh Hak Asasi Manusia di Indonesia. Insya Allah, husnul khotimah," ujarnya.

    Beberapa jam sebelumnya Khofifah sempat mengunggah foto kebersamaannya dengan Gus Solah di akun Instagram miliknya @khofifah.ip. Dalam caption yang ditulisnya, Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama itu  lantaran memperoleh kabar kondisi kesehatan Gus Solah tengah menurun.

    Dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018, Gus Solah merupakan salah satu tokoh ulama pendukung pasangan Khofifah-Emil Elestianto Dardak. Selain Gus Solah, kiai sepuh pendukung Khofifah-Emil lainnya adalah KH Asep Saifuddin Chalim. Pasangan Khofifah-Emil akhirnya unggul dari pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

    Sebelum meninggal, Gus Solah sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta karena kondisinya kritis. Beberapa hari sebelum kritis, Gus Solah sempat menjalani tindakan medis ablasi. Operasi itu dilakukan karena ada masalah pada selaput jantungnya.

    Setelah operasi berhasil dilakukan, Gus Solah pun diperbolehkan pulang. Namun beberapa hari di rumah, tubuh Gus Solah kembali lemas sehingga keluarga membawanya kembali ke rumah sakit. Jenazah Gus Sholah bakal dimakamkan di area Pesantren Tebuireng pada Senin sore, 3 Februari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.