Gus Solah akan Dimakamkan di Pesantren Tebuireng

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau akrab disapa Ipang Wahid mengunggah fotonya bersama ayahnya, Salahuddin Wahid alias Gus Sholah. Twitter/@Ipangwahid.

    Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau akrab disapa Ipang Wahid mengunggah fotonya bersama ayahnya, Salahuddin Wahid alias Gus Sholah. Twitter/@Ipangwahid.

    TEMPO.CO, Jakarta - Salahuddin Wahid alias Gus Solah meninggal pada Ahad, 2 Februari 2020. Rencananya, adik almarhum Gus Dur itu akan dimakamkan di lingkungan Pondek Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

    "Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20.55. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan.
    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu," kata putra Gus Solah, Irfan Wahid, Ahad, 2 Februari 2020.

    Gus Solah lahir di Jombang pada 11 September 1942. Dia adalah cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ari. Gus Solah adalah ulama, aktivis, politikus. Dia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat setelah Soeharto lengser.

    Gus Solah pernah menjadi Wakil Ketua Komnas HAM. Dia pernah maju menjadi calon wakil presiden bersama Wiranto pada pilpres 2004. Pasangan ini gagal lantaran menempati urutan ketiga.

    Gus Solah meninggal pada usia 77 tahun di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.

    Beberapa hari sebelum kritis, Gus Solah sempat menjalani tindakan medis ablasi. Operasi itu dilakukan karena ada masalah pada selaput jantungnya. Setelah operasi berhasil dilakukan, Gus Solah pun diperbolehkan pulang. Namun beberapa hari di rumah, tubuh Gus Solah kembali lemas sehingga keluarga membawanya kembali ke rumah sakit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.