Kru Pesawat Batik Air Juga Akan Jalani Observasi di Natuna

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana evakuasi sejumlah WNI dari Bandara Tianhe, Wuhan, Cina, Ahad dini hari, 2 Februari 2020. Ratusan WNI yang berada di Wuhan dievakuasi untuk menghindari penularan virus Corona. dok.KBRI Beijing

    Suasana evakuasi sejumlah WNI dari Bandara Tianhe, Wuhan, Cina, Ahad dini hari, 2 Februari 2020. Ratusan WNI yang berada di Wuhan dievakuasi untuk menghindari penularan virus Corona. dok.KBRI Beijing

    TEMPO.CO, Batam - Sebanyak 18 orang kru pesawat Batik Air yang membawa WNI dari Wuhan, Cina akan ikut diobservasi di Natuna.

    General Operasional Lion Air Grup Batam M Zaini Bire mengatakan sebanyak 18 orang tersebut terdiri dari, pilot, kopilot teknik dan pramugari.
     
    "Semuanya ikut ke Natuna menjalankan observasi," kata dia, Ahad, 2 Februari 2020.
     
    Seluruh kru, kata Bire, ikut bersama WNI dari Cina di pesawat milik TNI AU. "Begitu juga pesawatnya sendiri dirawat di hanggar," ujarnya.
     
    Pesawat jenis A330 yang habis membawa WNI dari Cina itu juga akan menjalani perawatanmulai dari penyemprotan hingga penggantian sparepart-nya.
     
    Penjemputan terhadap para WNI di Cina itu dilakukan sejak kemarin menggunakan pesawat Batik Air jenis A330. Pesawat yang membawa sekitar 245 WNI itu tiba di Bandara Hang Nadim, Batam pada Ahad pagi ini. Mereka pun langsung dibawa ke Natuna untuk menjalani observasi.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.