Kemenkes Minta Rumah Sakit Siapkan Ruang Isolasi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) mempersiapkan ruangan isolasi khusus jika ada pasien yang terjangkit virus corona di Banda Aceh, Aceh, Senin, 27 Januari 2020. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan 100 rumah sakit untuk penanganan jika ditemukan pasien yang positif terjangkit virus corona. ANTARA F

    Petugas medis Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) mempersiapkan ruangan isolasi khusus jika ada pasien yang terjangkit virus corona di Banda Aceh, Aceh, Senin, 27 Januari 2020. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan 100 rumah sakit untuk penanganan jika ditemukan pasien yang positif terjangkit virus corona. ANTARA F

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mulai menyebarkan surat edaran bagi sejumlah rumah sakit untuk menyiapkan ruang isolasi. Hal ini terkait antisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia.

    "Jadi sudah ada surat edaran dari Dirjen Yankes ke rumah sakit yang waktu itu disiapkan rujukan Flu Burung, untuk menyiapkan lagi ruang isolasinya," kata Kepala Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan Endang Budi Hastuti, dalam acara diskusi di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Jumat, 31 Januari 2020.

    Endang mengatakan surat ini mulai diedarkan sejak awal Januari lalu. Saat itu, virus Corona diketahui mulai menyebar di Cina dan beberapa negara lain. Pada pertengahan Desember, beberapa kasus diduga Corona mulai muncul di Indonesia, meski pada akhirnya dinyatakan negatif.

    Pada saat wabah flu burung menyebar, Kementerian Kesehatan memang telah meminta sejumlah rumah sakit untuk menyiapkan ruang isolasi. "Waktu itu ada 100 rumah sakit rujukan. Tersebar di seluruh Indonesia," kata Endang.

    Hingga saat ini, Endang mengatakan secara keseluruhan ada 19 orang yang telah diperiksa atas dugaan terpapar virus Corona. Sebanyak 10 di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI) dan 9 lainnya adalah warga negara asing (WNA).

    Hasilnya, 9 orang yang terdiri dari 5 WNI dan 4 WNA dipastikan negatif terkena virus Corona. Sedangkan 10 orang lain, hingga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan. "Mudah-mudahan hasilnya negatif juga," kata Endang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.