Polri Siapkan 200 Ribu Personel Amankan Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi TPS Pilkada. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi TPS Pilkada. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian mengerahkan 200 ribu personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 yang akan digelar serentak di 270 wilayah Indonesia.

    "Saat ini sudah disusun kekuatan oleh Polri kurang lebih 200 ribu personel mengamankan di 270 wilayah tersebut," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra di kantornya, pada Jumat, 31 Januari 2020. 

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis sebelumnya telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan keamanan pada Pilkada 2020.

    Indeks potensi kerawanan keamanan Pilkada Provinsi 2020 versi Polri menempatkan Sulawesi Tenggara menjadi provinsi paling rawan. Diikuti oleh Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, dan Kepulauan Riau.

    Sedangkan indeks potensi kerawanan Pilkada Kota 2020 menempatkan Kota Tomohon menjadi kota paling rawan di atas Bitung dan Tangerang Selatan.

    Nabire juga ditetapkan sebagai kabupaten paling rawan keamanannya pada Pilkada 2020. Disusul oleh Timor Tengah Utara, Keerom, Manggarai Barat, Sumba Barat, Toju Unauna, dan Musi Rawas Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.