Kondisi Pasien Suspek Virus Corona di Batam Membaik

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan asing asal China antre di konter lapor diri (check-in) Terminal Keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa 28 Januari 2020. Agen biro perjalanan China memulangkan ratusan wisatawannya yang sedang berkunjung di Batam menyusul merebaknya wabah virus Corona, selain itu pihak Bandara Hang Nadim juga menghentikan sementara penerbangan dari China ke Batam sampai batas waktu yang belum ditentukan. ANTARA FOTO/M N Kanwa

    Sejumlah wisatawan asing asal China antre di konter lapor diri (check-in) Terminal Keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa 28 Januari 2020. Agen biro perjalanan China memulangkan ratusan wisatawannya yang sedang berkunjung di Batam menyusul merebaknya wabah virus Corona, selain itu pihak Bandara Hang Nadim juga menghentikan sementara penerbangan dari China ke Batam sampai batas waktu yang belum ditentukan. ANTARA FOTO/M N Kanwa

    TEMPO.CO, Batam - Warga Batam diminta tidak khawatir dengan virus Corona yang mengegerkan beberapa hari belakangan ini. Meskipun terdapat satu orang WNI yang bekerja di Singapura diduga terkena virus Corona.

    "Kami minta masyarakat tidak khawatir," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana, kepada Tempo, Jumat, 31 Januari 2019.

    Tjetjep menegaskan, Dinas Kesehatan bekerja 24 jam menangani masalah ini. "Serahkan semuanya kepada kami," ujarnya.

    Ia menerangkan sampai saat ini laporan yang masuk baru satu orang yang diduga terinfeksi virus Corona. Sedangkan 10 orang lainnya hanya dilakukan observasi dan dibebaskan karena hanya demam biasa.

    Lebih jauh, Tjetjep mengatakan, sambil menunggu hasil laboratorium Kementerian Kesehatan, kondisi pasien suspek virus Corona sudah dalam keadaan membaik.

    "Kita juga jangan terlalu berlebihan menangapi masalah ini. Pasien yang kemarin sudah menunjukkan pemulihan membaik, nafasnya sudah mulai stabil," kata dia.

    Tjetjep menjelaskan observasi yang dilakukan Dinas Kesehatan kepada 11 orang tersebut merupakan bentuk kewaspadaan yang sangat tinggi. "Namun, jangan sampai apa yang kami lakukan membuat khawatir masyarakat," kata dia.

    Sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Batam mendapati satu orang pasien yang diduga terkena virus Corona. Pasien tersebut mengalami gejala ketika berada di tempat kerjanya di Singapura.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.