Berapa Biaya Perawatan Suspek Virus Corona di RSHS Bandung?

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang memeriksa kesehatan enam warga negara China yang terdampar di perairan Rote Ndao setibanya di Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis 30 Januari 2020. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui enam warga negara China itu terjangkit virus Corona atau tidak sebelum diantar ke kantor Imigrasi Klas I TPI Kupang. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    Petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang memeriksa kesehatan enam warga negara China yang terdampar di perairan Rote Ndao setibanya di Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis 30 Januari 2020. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui enam warga negara China itu terjangkit virus Corona atau tidak sebelum diantar ke kantor Imigrasi Klas I TPI Kupang. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Bandung - Biaya perawatan pasien suspek virus Corona di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencapai jutaan rupiah. Kedua orang suspek yang masuk bergantian pada Ahad lalu 26 Januari 2020 terdaftar sebagai pasien umum.

    “Fasilitas BPJS Kesehatan bisa digunakan,” kata Direktur Utama RS Hasan Sadikin Nina Susana Dewi, Kamis, 30 Januari 2020.

    Seorang pasien suspek virus Corona warga negara Cina, HGI, 35 tahun telah meninggalkan RS Hasan Sadikin Bandung pada Rabu sore, 29 Januari 2020. “Cara bayarnya pasien umum dengan total billing Rp 4,3 juta,” kata Direktur Keuangan RSHS Bandung Sudarto. Sementara pasien kedua suspek virus Corona kini masih dalam perawatan karena terserang pneumonia.

    RS Hasan Sadikin telah menerima hasil pemeriksaan kedua pasien suspek virus Corona itu dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan. Secara resmi keduanya dinyatakan negatif terinfeksi virus Corona. “Semoga masyarakat tidak gelisah,” kata Nina.

    ADVERTISEMENT

    Menurutnya pasien suspek virus Corona yang positif terjangkit biaya pengobatannya akan ditanggung negara. Soal penuh atau tidaknya bagi suspek pemegang kartu BPJS Kesehatan disesuaikan dengan diagnosisnya.

    Kedua pasien suspek itu ditangani dan dirawat khusus sejak datang. Saat pemeriksaan awal mereka ditempatkan di ruang isolasi Instalasi Gawat Darurat. Ada pula ambulans pengangkut kepindahan dari ruang IGD ke ruang perawatan isolasi infeksi khusus selain jalur di dalam area rumah sakit dengan penjagaan petugas satuan pengamanan.

    Tujuannya untuk mengurangi risiko dampak penularan virus ke pengunjung atau pasien rumah sakit. Ruang isolasi juga dilengkapi peralatan alat bantu pernafasan seperti di ruang Intensive Care Unit (ICU).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.