Panglima TNI Tunggu Arahan Kemenlu untuk Evakuasi WNI dari Wuhan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan di depan Perwira Tinggi TNI maupun Polri pada Rapat Pimpinan (Rapim) antara TNI-Polri di Gor A Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 28 Januari 2020. Hadi menyebut, TNI-Polri wajib mewaspadai kerawanan pemilu, politik identitas, dan disrupsi sosial. Dia juga mengingatkan terkait netralitas aparat keamanan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan di depan Perwira Tinggi TNI maupun Polri pada Rapat Pimpinan (Rapim) antara TNI-Polri di Gor A Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 28 Januari 2020. Hadi menyebut, TNI-Polri wajib mewaspadai kerawanan pemilu, politik identitas, dan disrupsi sosial. Dia juga mengingatkan terkait netralitas aparat keamanan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan siap melakukan evakuasi Warga Negara Indonesia dari Wuhan, Cina. Meski demikian untuk melakukan evakuasi ini, mereka masih menunggu koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.

    “Tinggal kami koordinasi dengan Menlu kapan kami diberangkatkan,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 30 Januari 2020.

    Menurut Hadi, TNI selalu menyiagakan pesawat dan tenaga medis. Ia mengaku sudah memerintahkan Kepala Pusat Kesehatan TNI untuk menyiapkan peralatan yang harus dibawa untuk misi evakuasi.

    Selain itu, Hadi membenarkan ada wacana menyiapkan pesawat dari maskapai Lion Air untuk operasi ini. Hal ini pun kata dia merupakan hasil koordinasi dengan Menlu.

    “Seandainya pun mencarter pesawat sipil itu juga, itu adalah sudah menjadi pertimbangan dari ibu Menlu,” tuturnya.

    Wuhan, Cina merupakan pusat penyebaran virus Corona alias Novel Coronavirus. Sejauh ini terdapat 243 WNI di Provinsi Hubei dan 100 orang di antaranya berada di Wuhan.

    Kondisi Wuhan saat ini dalam status diisolasi, di mana tidak boleh ada orang masuk maupun keluar. Ini menjadi alasan pemerintah Indonesia kesulitan untuk mengevakuasi. Namun, sudah ada beberapa negara lain seperti Amerika Serikat, dan Jepang yang sudah berhasil mengevakuasi warga negara mereka dari Wuhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.