Ma'ruf Amin Kunjungi Pengungsi Banjir Bandang di Lebak Banten

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga membersihkan barangnya yang kotor akibat terendam banjir di Kampung Susukan, Lebak, Banten, Selasa 14 Januari 2020. Warga terdampak banjir bandang mengeluhkan air dirumahnya hingga kini masih kotor dan berlumpur hingga sulit membersihkan barang dan perabot rumah tangga. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

    Sejumlah warga membersihkan barangnya yang kotor akibat terendam banjir di Kampung Susukan, Lebak, Banten, Selasa 14 Januari 2020. Warga terdampak banjir bandang mengeluhkan air dirumahnya hingga kini masih kotor dan berlumpur hingga sulit membersihkan barang dan perabot rumah tangga. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis, 30 Januari 2020. Para korban kini berada di Depo Pendidikan dan Latihan Pertempuran, Resimen Induk Daerah Militer III/Siliwangi.

    Asisten Deputi Komunikasi dan Informasi Publik Sekretariat Wakil Presiden Rusmin Nuryadin mengatakan jumlah pengungsi sebanyak 359 jiwa. Mereka adalah warga Kecamatan Lebak Gedong, yang wilayahnya tidak jauh dari Sungai Ciberang.

    "Selain menyapa para pengungsi, Wapres akan menyerahkan bantuan makanan, tenda gulung, kasur, serta perlengkapan dapur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pengungsi," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Januari 2020.

    Rusmin menuturkan Ma'ruf berangkat ke Lebak menggunakan Kereta Inspeksi 4. Ia didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

    Sebelumnya, kata Rusmin, Ma'ruf menyatakan akan ada santunan untuk korban yang kehilangan rumah.

    Terkait status bencana, menurut Rusmin, Ma'ruf kemarin menyampaikan belum masuk dalam katagori bencana nasional.

    "Soal penanganan jangka panjangnya, upaya penanganan supaya tidak terjadi longsor itu sedang dilakukan oleh penanggulangan bencana, tetapi belum bencana nasional. Besok saya akan meninjau ke Lebak," ujar Ma'ruf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.