Polri Petakan Keamanan di Pilkada 2020, Ini yang Paling Rawan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi baliho Pilkada. ANTARA

    Ilustrasi baliho Pilkada. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polisi Republik Indonesia atau Kapolri Idham Azis memetakan wilayah-wilayah yang rawan keamanan pada Pilkada 2020. Idham menugasi anggota Polri untuk menjunjung tinggi komitmen netralitas dan integritas Polri serta mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang. “Junjung tinggi komitmen netralitas dan integritas Polri. Ikuti mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” dikutip dari salinan salindia Idham yang diterima Tempo, Rabu 29 Januari 2020.

    Indeks potensi kerawanan keamanan Pilkada Provinsi 2020 versi Polri menempatkan Sulawesi Tenggara menjadi provinsi paling rawan. Diikuti oleh Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, dan Kepulauan Riau.

    Sedangkan indeks potensi kerawanan Pilkada Kota 2020 menempatkan Kota Tomohon menjadi kota paling rawan di atas Bitung dan Tangerang Selatan.

    Akan halnya Nabire ditetapkan sebagai kabupaten paling rawan keamanannya pada Pilkada 2020. Disusul oleh Timor Tengah Utara, Keerom, Manggarai Barat, Sumba Barat, Toju Unauna, dan Musi Rawas Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.