Pegawai Imigrasi Pasang Logo Hitam Setelah Ronny Sompie Dicopot

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny Franky Sompie. TEMPO/Fajar Januarta

    Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny Franky Sompie. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pegawai Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memasang logo hitam di media sosial setelah Ronny Sompie dicopot dari jabatan Direktur Jenderal Imigrasi. Salah satu pegawai yang memasang logo itu ialah Kepala Humas Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Sam Fernando.

    Mantan Kepala Subbagian Humas Ditjen Imigrasi ini memasang logo itu di WhatsApp Update. Ketika dikonfirmasi soal pemasangan logo itu, ia menolak berkomentar.

    Logo hitam yang dipasang Sam adalah logo imigrasi yang diubah warnanya. Normalnya logo imigrasi didominasi warna hijau dan emas dengan latar belakang putih. Namun, logo imigrasi yang dipasang pegawai itu berwarna abu-abu dan putih dengan latar hitam.

    Ali Nurdin dari Biro Humas Kemenkumham mengatakan pemasangan logo hitam itu sebagai bentuk empati dari para pegawai terhadap pencopotan Ronny Sompie. Ia mengatakan pemasangan itu bukan bentuk perlawanan. "Pak Ronny Sompie terkenal baik."

    Menurut Ali, banyak pegawai yang menyukai Ronny. “Banyak yang sayang juga anak buahnya sama dia."

    Pelaksana Harian Dirjen Imigrasi Johny Ginting menganggap setiap pegawai punya hak untuk menunjukan rasa empatinya. Namun, ia berkata semua pegawai wajib mengikuti keputusan pimpinan. "Namanya kita di birokrasi ya, apa kata pimpinan kita ikuti," kata Johny di kantornya hari ini.

    Catatan: Berita ini telah diubah pada Rabu, 29 Januari 2020 pada pukul 23.27 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.