Quraish Shihab dapat Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Najwa Shihab menggandeng ayahnya, cendikiawan Muhammad Quraish Shihab setelah menjenguk Presiden ketiga BJ Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Rabu, 11 September 2019. Sambil bergandengan tangan, keduanya berjalan menuju ruangan BJ Habibie dirawat dan sempat melempar senyuman ke awak media. ANTARA

    Najwa Shihab menggandeng ayahnya, cendikiawan Muhammad Quraish Shihab setelah menjenguk Presiden ketiga BJ Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Rabu, 11 September 2019. Sambil bergandengan tangan, keduanya berjalan menuju ruangan BJ Habibie dirawat dan sempat melempar senyuman ke awak media. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Cendikiawan M. Quraish Shihab mendapatkan Bintang Tanda Kehormatan Tingkat Pertama bidang ilmu pengetahuan dan seni dari pemerintah Mesir. Perdana Menteri Mesir, Musthafa Madbouli memberikan penghargaan itu pada pembukaan Konferensi Internasional tentang Pembaharuan Pemikiran Islam yang diselenggarakan oleh Al-Azhar di Kairo, 27-28 Januari 2020.

    "Semoga penghargaan tersebut dapat memotivasi kita untuk menghadirkan Islam yang moderat dan toleran," kata Direktur Pusat Studi Al-Quran Muchlis M Hanafi dalam keterangan tertulisnya dari Kairo, 27 Januari 2020.

    Muchlis mengatakan penghargaan diberikan oleh pemerintah Mesir kepada ulama dan cendekiawan muslim, dari dalam dan luar Mesir, yang telah berjasa dalam melakukan pembaharuan di bidang pemikiran Islam dan menyebarkan pemahaman Islam yang moderat dan toleran. Quraish adalah pendiri Pusat Studi Al-Quran.

    Selain Quraish Shihab, ada sejumlah tokoh yang mendapatkan penghargaan serupa. Mereka adalah almarhum Syeikh Muhammad Mustafa al-Maraghi, Grand Syeikh al-Azhar ke8; almarhum Syeikh Musthofa Abdul Raziq; Grand Syeikh Al-Azhar ke10; dan almarhum Syeikh Mahmoud Syaltut serta beberapa ulama lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.