DPR Ramai-ramai Bentuk Panja Jiwasraya, Komisi Berapa Saja?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Dari kiri) Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima, Martin Manurung, dan Gde Sumarjaya Linggih mengumumkan pembentukan Panja Jiwasraya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. TEMPO/Putri.

    (Dari kiri) Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima, Martin Manurung, dan Gde Sumarjaya Linggih mengumumkan pembentukan Panja Jiwasraya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta -Sejumlah komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah membentuk panitia kerja (panja) terkait kasus korupsi yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Berikut ini Panja yang dibentuk di tiga komisi DPR RI:

    1. Komisi XI
    Ketua Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Dito Ganinduto mengatakan salah satu tujuan dibentuknya Panitia Kerja Pengawasan Kinerja Industri Jasa Keuangan adalah untuk menjamin kembalinya dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya.

    "Tujuan kami adalah nasabah Jiwasraya bisa mendapatkan haknya sesuai dengan yang mereka keluarkan, sesuai janji Menteri Badan Usaha Milik Negara," ujar Dito di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

    Panitia kerja, kata dia, akan mengawal hal-hal yang dijanjikan Menteri BUMN Erick Thohir, yakni pemerintah hadir untuk menjamin uang nasabah kembali. Karena itu, Panja akan berkoordinasi juga dengan Erick.

    "Kami secara informal sudah bertemu Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN mengenai masalah Jiwasraya ini beberapa kali sehingga secara formal dan informal, kami sangat memahami dan kami memperjuangkan kepentingan dari para nasabah," tutur Dito.

    2. Komisi VI
    Komisi VI DPR juga membentuk Panja guna mengupayakan penyelamatan dan memulihkan kondisi keuangan perusahaan pelat merah tersebut. Ketua Panja Jiwasraya yang juga Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima mengatakan, panja komisi VI tak akan tumpang tindih dengan panja Komisi XI DPR. Dia menyebut Komisi XI mengurusi wilayah pemerintahan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Bank Indonesia (BI).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.