Virus Corona, Dubes RI di Cina Tetap Pantau WNI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantre di apotek untuk membeli masker di tengah penyebaran virus Corona, di Shanghai, Cina, 23 Januari 2020. REUTERS

    Warga mengantre di apotek untuk membeli masker di tengah penyebaran virus Corona, di Shanghai, Cina, 23 Januari 2020. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Cina Djauhari Oratmangun mengatakan pihaknya terus memberikan laporan ke Pemerintah Indonesia terkait perkembangan penyebaran virus Corona di Cina. Data KBRI Beijing menyebut di Kota Wuhan, Cina, terdapat sekitar 97 mahasiswa Indonesia.

    “Kami rutin berkomunikasi dengan mereka (mahasiswa Indonesia di Wuhan),” kata Djauhari kepada Tempo, Ahad, 26 Januari 2020.

    Djauhari tidak menjawab ketika ditanya soal kemungkinan evakuasi para mahasiswa di Kota Wuhan tersebut.

    Sebelumnya pada 24 Januari 2020, Perhimpunan Pelajar Indonesia atau PPI Cina cabang Kota Wuhan menerbitkan keterangan tertulis yang menyatakan tidak ada WNI di kota tersebut yang terjangkit virus Corona.

    “Semua mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus. Hampir seluruh kampus di Wuhan melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan masker, sabun cair dan termometer gratis kepada tiap mahasiswa,” demikian tulis PPI cabang Wuhan.

    PPI Cina di Wuhan pun memastikan selalu berkoordinasi dengan KBRI Beijing, Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, serta telah bergabung dengan group Wechat untuk mempermudah komunikasi dan konsultasi.

    WNI di Wuhan dimonitor KBRI Beijing tiap saat. KBRI pun meminta mereka tidak panik walaupun akses transportasi di tutup sementara, baik kereta, pesawat, bus dari Wuhan maupun menuju Wuhan untuk mengurangi risiko penyebaran virus Corona.

    Keterangan PPI Cina di Kota Wuhan itu sama dengan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri RI di situs resminya bahwa sejauh ini tidak ada WNI yang terjangkit virus corona.

    KBRI Beijing mengimbau bagi seluruh masyarakat yang berada di Wuhan atau sedang melakukan perjalanan ke Wuhan agar selalu memperhatikan kondisi kesehatannya. Mereka juga diimbau segera melakukan konsultasi medis apabila merasa tidak sehat dan menunjukkan gejala-gejala demam, batuk dan sulit bernafas.

    Bagi WNI di Cina yang memerlukan bantuan kekonsuleran dapat menghubungi kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dongzhimenwai Dajie Nomor 4, Beijing, Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.