DPR Pantau Penanganan Ancaman Virus Corona oleh Kemenkes

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang dipindai suhu mereka setelah wabah virus Corona menyebar di Cina, di bandara internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, 24 Januari 2020. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

    Penumpang dipindai suhu mereka setelah wabah virus Corona menyebar di Cina, di bandara internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, 24 Januari 2020. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Kesehatan atau Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat memantau langkah-langkah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengenai penanganan ancaman penyebaran virus Corona. Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mengatakan telah menanyakan langsung kepada Direktur Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan.

    Menurut Netty, Kementerian menyatakan telah melakukan kewaspadaan dini dan siaga dengan standar operation procedure (SOP) yang tepat, menyiapkan sarana prasarana seperti laboratorium, tenaga medis, dan ruang isolasi. "Dirjen mengatakan sudah menyiapkan seratus rumah sakit rujukan," kata Netty kepada Tempo, Sabtu, 25 Januari 2020.

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengaku telah menghubungi sejumlah Kepala Dinas Kesehatan di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu yang menjadi daerah pemilihannya. Menurut dia, para petugas di daerah itu menyatakan kesiapan secara teknis. "Tenaga medis dan fasilitas kesehatan disiapkan untuk melakukan penatalaksanaan jika terjadi kasus virus corona di wilayah mereka karena pengalaman menangani SARS/flu burung beberapa tahun yang lalu," ujar Netty.

    Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena mengatakan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah menyiapkan sejak tiga pekan belakangan dan melaporkannya kepada Dewan pada Kamis, 23 Januari 2020. "Saya dapatkan keterangan langsung persiapan Kemenkes sudah tiga minggu, sudah buat persiapan-persiapan," kata Melki kepada Tempo, Sabtu, 25 Januari 2020.

    Pemerintah Wuhan pertama kali mengonfirmasi adanya virus Corona pada 31 Desember 2019 setelah sejumlah rumah sakit di kota itu menangani belasan pasien yang mengalami pneumonia tanpa sebab jelas. Selain merebak di Wuhan, virus Corona juga terdeteksi di Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Perancis, dan Australia pada orang-orang yang memiliki riwayat bepergian ke Wuhan.

    Saat ini, pemerintah Cina menutup setidaknya sepuluh kota di Provinsi Hubei untuk meminimalisasi penyebaran virus Corona. Hingga saat ini, tercatat 41 juta orang terdampak dan 42 orang meninggal dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.