Hadir Acara Hanura, Jokowi Ajak Pilkada 2020 Tak Gunakan Isu SARA

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura periode 2019-2024, yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    Presiden Joko Widodo saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura periode 2019-2024, yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura periode 2019-2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2020. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta pada Hanura agar mengikuti Pilkada 2020 dengan aman, damai, bermartabat dan demokratis.

    "Jangan sampai ada lagi politik SARA, stop. Enggak ada itu. Jangan lagi ada hoaks, jangan lagi ada ujaran kebencian, jangan lagi ada saling fitnah, jangan berorientasi lagi ada saling hujat menghujat," kata Jokowi saat memberi sambutan.

    Pilkada Serentak 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia pada 23 September mendatang. Jokowi mengatakan meyakini Partai Hanura bisa menjadi motor untuk mengkampanyekan pelaksanaan Pilkada seperti itu. "Saya yakin ini bisa dimotori Partai Hanura," kata dia.

    Jokowi mengatakan bahwa stabilitas politik dan keamanan sangat diperlukan oleh negara mana pun, termasuk Indonesia. Apalagi Indonesia saat ini ada dalam upaya pembangunan.

    Menurut Jokowi, kekacauan dan buruknya politik akan memperburuk iklim yang tepat. "Kita masih memiliki pekerjaan-pekerjaan besar yang harus diselesaikan," ujarnya.

    Jokowi hadir di pengukuhan itu didampingi oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Selain itu, tampak sejumlah menterinya seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, hingga Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko. Tampak hadir pula sejumlah perwakilan partai politik lain dan petinggi di DPR dan MPR, seperti Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Bambang Susatyo, hingga Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.