Kasus Jiwasraya, Kejagung: Ada Pencatutan Nama Transaksi Saham

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung menemukan adanya lima orang yang namanya dicatut dalam proses transaksi saham terkait perkara dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menuturkan, lima nama yang dicatut itu adalah Direktur PT Dhana Wibawa Artha Sugianto Budiono, Direktur PT Inti Agriresources Jeniffer Handayani, Susan Hidayat, Meitawati Ediananingsih dan Suhartanto.

    "Kelimanya merupakan pihak-pihak yang namanya dipakai untuk proses transaksi saham atau pinjam nama," kata Hari di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 21 Januari 2020.

    Meski begitu, Hari enggan menjelaskan lebih detail ihwal pencatutan lima nama tersebut. Ia mengatakan, hal tersebut sudah masuk ke materi penyidikan.
    "Jadi nama-nama itu sementara ini saya katakan dipakai namanya, nah dipakai seperti apa saya kira sudah materi penyidikan," ucap Hari.

    Dalam perkara Jiwasraya ini, Kejaksaan Agung menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp 13,7 triliun. Selain itu, Kejaksaan Agung juga telah menetapkan lima tersangka kasus Jiwasraya, yaitu Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Persero Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, serta mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim.

    Para tersangka ditahan selama 20 hari di rumah tahanan yang berbeda. Kejagung juga telah melakukan pencegahan terhadap 13 orang dalam kasus Jiwasraya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.