Cari Harun Masiku, Polisi Pergi ke Sulawesi Selatan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harun Masiku. facebook.com

    Harun Masiku. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan polisi telah mengecek langsung ke rumah istri Harun Masiku di Perumahan Bajeng Permai, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

    Pengecekan dilakukan untuk mencari Harun, tersangka kasus dugaan suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, yang hingga kini masih buron.

    "Sudah ke sana, sudah melihat, sudah ke rumahnya bahwa yang bersangkutan belum ada," ujar Argo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 21 Januari 2020. 

    Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan telah meminta bantuan pihak kepolisian untuk mencari keberadaan Harun.

    "Tentu kami bekerjasama dan bersinergi dengan kepolisian dan sudah kami buat surat permohonan permintaan bantuan pencarian dan penangkapan, lengkap dengan identitas yang bersangkutan," kata Firli pada 20 Januari 2020.

    Perkembangan terbaru, Firli mengemukakan bahwa Harun sudah berstatus buron. Kendati demikian ia mengaku tak tahu kapan tepatnya Harun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Sudah, sudah, belum lama. Saya engga tahu persis, tapi yang pasti itu sudah," ujar dia.

    Harun tinggal di Perumahan Bajeng Permai Blok J Nomor 7, Makassar. Kepada Tempo, beberapa warga yang melintas di rumah tersebut sempat mendengar suara seorang pria yang diyakini sebagai Harun pada 15 Januari 2020.

    Harun merupakan tersangka dalam kasus suap yang menyeret mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan. Ia diduga menyuap Wahyu agar bisa lolos menjadi anggota DPR lewat mekanisme pergantian antarwaktu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.