Pengamat: Jokowi dan BG Puji Sandiaga untuk Redam Dominasi Anies

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno (Instagram - @sandiuno)

    Sandiaga Uno (Instagram - @sandiuno)

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menduga pujian Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan untuk Sandiaga Uno sekaligus pesan politik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Adi menilai, Jokowi dan Budi ingin mengingatkan Anies bahwa ia bakal memiliki pesaing di kontestasi pemilihan presiden 2024, salah satunya Sandiaga.

    "Pesannya sederhana, 2024 bukan hanya Anies, ada banyak figur salah satunya ya Sandi itu. Intinya ingin mematahkan dominasi Anies yang menguasai panggung politik selama ini, minimal di level opini publik," kata Adi kepada Tempo, Selasa, 21 Januari 2020.

    Adi menganggap bukan tanpa alasan pula Jokowi dan BG menyinggung Sandiaga. Sejumlah data lembaga survei mencatat popularitas Sandiaga cukup tinggi bahkan mendekati Anies. Padahal, di sisi lain Sandiaga bukan pejabat publik dan bukan ketua umum partai politik. Sedangkan, popularitas tokoh-tokoh yang dianggap berbeda kubu dengan Anies seperti Tri Rismaharini, Ridwan Kamil, dan Ganjar Pranowo masih berada di bawah Sandiaga.

    Ia menilai wajar jika Presiden dan BG meng-endorse Sandi. “Faktor elektabilitasnya sekarang cukup kuat dan top of mind dia bisa mendekati Anies," ujar dosen komunikasi politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini.

    Presiden Jokowi memperkirakan bahwa Sandiaga berpotensi menjadi penggantinya di 2024 saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Raffles, Jakarta pada Rabu pekan lalu, 15 Januari 2020. Jokowi awalnya berkelakar bahwa di antara kader Hipmi ada yang akan menjadi penggantinya. Emoh menyebut nama, Jokowi hanya berujar orang yang dia maksud baru saja berdiri. Hanya Sandiaga ketika itu yang berdiri saat Jokowi berpidato.

    "Yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya, dan saya meyakini itu. Tapi, saya tidak menyebutkan orangnya siapa. Hanya tadi yang baru saja berdiri tadi (Sandiaga) kira-kira," kata Jokowi.

    Selain isyarat dari Jokowi, guyon serupa juga dilontarkan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan. Kelakar itu disampaikan Budi Gunawan saat pelantikan PB eSports Indonesia di Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2020.

    Dalam pidatonya, Budi Gunawan menyebut bahwa jumlah bonus demografi Indonesia akan terus meningkat sekitar 52 persen dari jumlah penduduk Indonesia. BG pun lantas langsung mengaitkan persentase serta jumlah anak muda penggemar eSports itu bisa menyumbangkan banyak suara bagi Sandiaga Uno apabila menjadi calon presiden 2024.

    "Kalau Presiden (Joko Widodo) kemarin sudah menyatakan Pak Sandi sebagai calon yang punya peluang sangat kuat menjadi presiden, kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan dari eSports maka kelompok milenial dan gen Z akan bersatu untuk memenangkan Sandiaga Uno," kata Budi Gunawan.
    Dalam dua kesempatan itu, Sandiaga menilai ucapan Jokowi dan Budi Gunawan hanya candaan belaka.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.