Desmond Soal Pansus Jiwasraya: Kalau Semua Maunya SBY ya Rusak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Refleksi Akhir Tahun

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Refleksi Akhir Tahun "Indonesia Tahun 2020: Peluang, Tantangan & Harapan", di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Desember 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III atau Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Desmond J. Mahesa menyindir Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal pembentukan panitia khusus (pansus) Jiwasraya.

    Desmond mempertanyakan langkah Demokrat yang terus mendesak agar DPR membentuk pansus Jiwasraya.

    Demond menolak jika pembentukan pansus itu berdasarkan ketidaksukaan SBY yang merasa dikaitkan dengan kasus Jiwasraya. "Memangnya SBY yang berkuasa? SBY mau happy terus ya negara ini milik dia. Kalau semua dipenuhi selera SBY, ya rusak negara ini," kata Desmond di DPR pada Senin, 20 Januari 2020.

    Presiden Jokowi dalam sejumlah kesempatan mengatakan kasus Jiwasraya sudah terjadi sejak 2006--masa ketika Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono masih menjabat. Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan menyebut SBY mempertanyakan mengapa kasus itu ditarik ke belakang. "Beliau tidak happy. Kok bisa kembali SBY disalahkan?" kata Ossy pada Ahad, 19 Januari 2020.

    Desmond menyarankan SBY menggugat Jokowi saja jika tak suka dikaitkan dengan perkara Jiwasraya semasa dia menjabat presiden.

    "Urusan dia dengan Jokowi kok, bukan dengan kami di DPR dari Gerindra. Kalau dia tidak suka, bilang saja pencemaran nama baik, gugat saja Pak Jokowi, bukan masuk ke wilayah politik di DPR," kata Desmond.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.