Wakil Ketua KPK Sindir Buron Harun Masiku Pakai Lagu

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nawawi Pomolango adalah seorang hakim dan mulai dikenal saat bertugas di PN Jakarta Pusat dalam kurun 2011-2013. Ia kerap ditugaskan mengadili sejumlah kasus korupsi. Nawawi pernah menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada eks hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar, dalam kasus suap terkait uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan. terakhir melaporkan LHKPN pada 26 Maret 2019. Total harta kekayaannya sebesar Rp. 1.893.800.000. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Nawawi Pomolango adalah seorang hakim dan mulai dikenal saat bertugas di PN Jakarta Pusat dalam kurun 2011-2013. Ia kerap ditugaskan mengadili sejumlah kasus korupsi. Nawawi pernah menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada eks hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar, dalam kasus suap terkait uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan. terakhir melaporkan LHKPN pada 26 Maret 2019. Total harta kekayaannya sebesar Rp. 1.893.800.000. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Nawawi Pomolango memilih lagu khusus untuk Harun Masiku dalam acara silaturahmi dengan pers di Gedung KPK pada Senin, 20 Januari 2020.

    "Tadi saya lagi bengong, memikirkan keberadaan Harun Masiku, tapi tiba-tiba disuruh bernyanyi," ujar Nawawi seusai berdendang. 

    Nawawi Pomolango memilih tembang berjudul "Andaikan Kau Datang."

    Setelah menyumbangkan lagu, dia menyinggung keberadaan tersangka kasus suap di KPU yang juga kader PDIP, Harun Masiku.

    "Ini tandanya bahwa pekerjaan kami masih banyak, selesai bernyanyi, masih ada pekerjaan yang menunggu," ucapnya.

    KPK enggan membicarakan ihwal keberadaan Harun Masiku. Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan tak tahu di mana eks kader Partai Demokrat itu berada.

    "Kalau saya tahu ( di mana dia) saya tangkap, pasti. Kalau Anda (pers) tahu pun, kasih tahu saya. Saya tangkap," ujar Firli. 

    Firli Bahuri pun meminta Harun Masiku segera menyerahkan diri.

    "Saya sampaikan kepada HM di manapun Anda berada, silakan bekerja sama, kooperatif, apakah dalam bentuk menyerahkan diri baik ke penyidik KPK atau pejabat Kepolisian."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.