Fadli Zon Nilai Wajar Ucapan Jokowi dan BG soal Sandiaga Capres

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta-Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyambut baik ucapan Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan soal Sandiaga Uno berpotensi menjadi calon presiden 2024.

    Fadli menilai ucapan keduanya sebagai gestur yang baik dan positif. "Saya kira tidak ada hal yang negatif di situ. Dan itu saya kira secara politik juga sangat wajar," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020.

    Menurut Fadli, Sandiaga memang memiliki modal politik yang tinggi. Mantan calon wakil presiden sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu dinilainya memang bisa menjadi salah satu kandidat capres 2024.

    Meski begitu, Fadli menganggap terlalu dini untuk membicarakan pilpres 2024. Dia berpendapat pembicaraan soal pencalonan dan penjajakan koalisi di pilpres mendatang baru akan mulai dibicarakan dua tahun lagi. "Untuk membicarakan itu sekarang saya kira masih prematur. Jadi saya kira itu nanti sangat tergantung dinamika politik menjelang itu (pilpres 2024) yah," ujar dia.

    ADVERTISEMENT

    Sebelumnya Jokowi melontarkan prediksi bahwa Sandiaga berpotensi menjadi penggantinya di 2024. Hal ini dia sampaikan saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Raffles, Jakarta pada Rabu pekan lalu, 15 Januari 2020.

    Jokowi awalnya berkelakar bahwa di antara kader Hipmi ada yang akan menjadi penggantinya. Emoh menyebut nama, Jokowi hanya berujar orang yang dia maksud baru saja berdiri. Hanya Sandiaga ketika itu yang berdiri saat Jokowi berpidato.

    "Bahwa yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya, dan saya meyakini itu. Tapi, saya tidak menyebutkan orangnya siapa. Hanya tadi yang baru saja berdiri tadi (Sandiaga) kira-kira," kata Jokowi.

    Selain kode dari Jokowi, guyon serupa juga dilontarkan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan. Kelakar itu disampaikan Budi Gunawan saat pelantikan PB eSports Indonesia di Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2020.

    Dalam pidatonya, Budi Gunawan menyebut bahwa jumlah bonus demografi Indonesia akan terus meningkat sekitar 52 persen dari jumlah penduduk Indonesia. BG pun lantas langsung mengaitkan persentase serta jumlah anak muda penggemar eSports itu bisa menyumbangkan banyak suara bagi Sandiaga Uno apabila menjadi calon presiden 2024.

    "Kalau Presiden kemarin sudah menyatakan Pak Sandiaga sebagai calon yang punya peluang sangat kuat menjadi presiden, kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan dari eSports maka kelompok milenial dan gen Z akan bersatu untuk memenangkan Sandiaga Uno," kata Budi Gunawan.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...