Haris: Soal Suap KPU, PDIP Panik Sampai Menterinya Turun Tangan

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020. TEMPO/Putri.

TEMPO.CO, Jakarta -  Pendiri Lokataru Foundation, Haris Azhar, mengkritik keterlibatan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly dalam pembelaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam kasus suap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan. Ia menilai PDIP panik sehingga melibatkan Yasonna yang juga berstatus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat.
"Saya melihat PDIP panik, sampai menterinya pun diminta turun tangan." Haris menyampaikannya melalui pesan teks, Ahad, 18 Januari 2020.

Menurut Haris, Yasonna melanggar etika karena turun tangan dalam perkara ini. "Menurut saya, pejabat negara harus melampaui posisinya di partai politik atau tempat asalnya. Kalau dalam situasi Yassona, jelas ini (melanggar) soal etika, administrasi negara dan aturan hukum."

Yasonna Laoly hadir dalam konferensi pers yang digelar PDIP mengenai kasus suap Wahyu Setiawan. Dalam konferensi pers yang digelar Rabu, 15 Januari 2020, PDIP merasa operasi tangkap tangan yang digelar KPK terhadap Wahyu merugikan partai. PDIP merasa dijebak dan diseret ke kasus itu.

Wahyu diduga menerima uang dari caleg PDIP Harun Masiku. Tujuannya, agar Harun bisa menjadi anggota DPR lewat jalur pergantian antarwaktu. Tim KPK juga sempat mendatangi gedung DPP PDI Perjuangan untuk menyegel salah satu ruangan di sana.

Harus menilai sikap Yasonna berdampak buruk bagi Komisi Pemberantasan Korupsi dan institusi partai politik. "Dampaknya, bukan sekedar rusak KPK tapi juga rusak Parpol itu sendiri. Jadi buruk citra PDIP di mata publik."






Partai Masyumi Daftar ke KPU Diiringi Tarian Persembahan

1 jam lalu

Partai Masyumi Daftar ke KPU Diiringi Tarian Persembahan

Sebelum kedatangan Partai Masyumi, terdapat tiga partai politik yang telah mendaftarkan diri di KPU untuk menjadi partai peserta Pemilu 2024.


Daftarkan Partai Karya Republik ke KPU, Cucu Soeharto: Program Kami Buka Lapangan Kerja dan Kurangi Utang

3 jam lalu

Daftarkan Partai Karya Republik ke KPU, Cucu Soeharto: Program Kami Buka Lapangan Kerja dan Kurangi Utang

Partai Karya Republik menargetkan pemilih dengan basis agamis, nasionalis, dan milenial.


KPU Tak Perpanjang Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

6 jam lalu

KPU Tak Perpanjang Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

Idham mengatakan KPU akan mengakumulasi dokumen pendaftar parpol calon peserta Pemilu 2024 Senin dini hari 15 Agustus 2022.


KPU Nyatakan Dokumen 10 Parpol untuk Pemilu 2024 Belum Lengkap

13 jam lalu

KPU Nyatakan Dokumen 10 Parpol untuk Pemilu 2024 Belum Lengkap

Dari 31 parpol yang telah mendaftar untuk Pemilu 2024 sampai dengan saat ini, Idham menyebut akan ada sembilan parpol yang akan mendaftar hari ini.


Daftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2024, Dokumen Partai Pelita dan Partai Kongres Belum Lengkap

1 hari lalu

Daftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2024, Dokumen Partai Pelita dan Partai Kongres Belum Lengkap

Partai Masyumi dan Partai Republik Satu, yang rencananya hari daftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 diundur besok


Hadapi Pemilu 2024, Partai Pelita Sasar Pemilih Milenial

1 hari lalu

Hadapi Pemilu 2024, Partai Pelita Sasar Pemilih Milenial

Ketua Umum Partai Pelita Beni Pramula pun menyebut bahwa 70 persen dari kader Partai Pelita merupakan generasi muda yang berusia di bawah 40 tahun.


Hari ke-13 Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Partai Pelita Daftar ke KPU

1 hari lalu

Hari ke-13 Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Partai Pelita Daftar ke KPU

Hari ini, tiga partai politik yang mendaftar ke KPU sebagai calon peserta Pemilu 2024 yaitu Partai Pelita, Partai Kongres, dan Partai Republik Satu


Daftar ke KPU, Partai Berkarya Tepis Ada Konflik Internal

1 hari lalu

Daftar ke KPU, Partai Berkarya Tepis Ada Konflik Internal

Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono mengklaim kabar kisruh internal di tubuh partainya hanya isu belaka.


Partai Ummat Besutan Amien Rais Jalankan Strategi 2 Dimensi di Pemilu 2024

1 hari lalu

Partai Ummat Besutan Amien Rais Jalankan Strategi 2 Dimensi di Pemilu 2024

Melalui strategi dua dimensi ini, kata Ridho Rahmadi, Partai Ummat menargetkan sebagai partai tiga besar di parlemen.


Jokowi Belum Tentukan MenPAN RB Baru Pengganti Tjahjo Kumolo

2 hari lalu

Jokowi Belum Tentukan MenPAN RB Baru Pengganti Tjahjo Kumolo

Presiden Jokowi mengatakan hingga saat ini belum ada nama pengganti MenPAN RB yang baru pengganti Tjahjo Kumolo.