Enam Kerajaan yang Muncul Belakangan di Indonesia

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah barang bukti Keraton Agung Sejagat ditampilkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Tengah, Semarang, Rabu, 15 Januari 2020. Polisi menyita barang bukti itu berupa uang tunai Rp 16.101.000, sejumlah laptop, alat cetak, sejumlah ponsel, puluhan dokumen, puluhan kartu, sejumlah senjata, pakaian kerajaan, bendera kerajaan, foto, rekening berbagai bank, dan lainnya. TEMPO/JAMAL A NASHR

    Sejumlah barang bukti Keraton Agung Sejagat ditampilkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Tengah, Semarang, Rabu, 15 Januari 2020. Polisi menyita barang bukti itu berupa uang tunai Rp 16.101.000, sejumlah laptop, alat cetak, sejumlah ponsel, puluhan dokumen, puluhan kartu, sejumlah senjata, pakaian kerajaan, bendera kerajaan, foto, rekening berbagai bank, dan lainnya. TEMPO/JAMAL A NASHR

    TEMPO.CO, Jakarta - Isu kerajaan di Indonesia kembali menjadi sorotan publik setelah adanya Kerajaan Agung Sejagat yang muncul di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dengan rajanya Totok Santoso dan teman perempuannya, Fanni Aminadia sebagai permaisuri. Kepolisian akan menggandeng ahli psikologi untuk memeriksa kejiwaan keduanya. Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat itu menjadi tersangka penipuan melalui kerajaan yang mereka dirikan.

    Pemeriksaan psikologis dilakukan lantaran Fanni tetap yakin bahwa ia menerima wangsit untuk mendirikan kerajaan ketika menjalani pemeriksaan. Sebelumnya, ia menangis ketika diperlihatkan kepada awak media saat Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar konferensi pers.Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel menyebut pemeriksaan terhadap Toto relatif berjalan lancar dibanding permaisurinya.

    Berikut enam  kerajaan yang muncul di Indonesia belakangan ini:

    • Kerajaan Agung Sejagat

    Kerajaan yang berdiri sejak Juli 2019 ini dipimpin Totok Santosa Hadiningrat dan teman perempuannya, Fanni Aminadia, yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja. Pengikut Keraton Agung Sejagat ini mencapai sekitar 450 orang. Penasihat Keraton Agung Sejagad, Resi Joyodiningrat, menegaskan Keraton Agung Sejagat bukan aliran sesat seperti yang dikhawatirkan masyarakat

    Joyodiningrat mengatakan Keraton Agung Sejagat merupakan kerajaan atau kekaisaran dunia yang muncul karena telah berakhir perjanjian 500 tahun yang lalu, terhitung sejak hilangnya Kemaharajaan Nusantara, yaitu imperium Majapahit pada 1518 sampai 2018.

    Totok dan Fanni telah ditahan polisi pada Selasa, 14 Januari 2020, atas dugaan penipuan. Keduanya disangka menetapkan iuran untuk para pengikut Keraton Agung Sejagat dengan angka bervariasi, mulai Rp 3 juta hingga Rp 30 juta. Besaran iuran tergantung posisi yang bakal ditempati di Pemerintahan Keraton Agung Sejagat sepeti menteri, gubernur, sampai lurah.

    Pengikut Keraton Agung Sejagat juga dijanjikan bakal menerima gaji bulanan dari kerajaan. Gaji itu bakal diberikan dalam mata uang dolar.


    • Kerajaan Ubur-ubur

    Kerajaan yang muncul di Serang Banten ini didirikan pasangan suami istri Rudi dan Aisyah. Berdasarkan dokumen yang disita dan pengakuan para saksi, Aisyah mengaku Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan, namum mengakui Al Quran dan Allah SWT.

    Kelompok yang saat ini beranggotakan delapan orang dari Jawa Tengah ini mengaku beragama Islam, namun melakukan kegiatan yang tidak lazim. Menurut mereka, Allah SWT memiliki makam (kuburan). "Ini jelas tidak masuk akal menurut ajaran Islam,” kata Kapolres Kota Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin.

    Paham ini juga menyebarkan konten di sosial media YouTube dan Facebook yang berisikan ajaran bahwa Allah SWT memiliki makam menyerupai petilasan. Mereka menyebutkan Nabi Muhammad berjenis kelamin perempuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.