Kalemdiklat Polri ke Taruna Akpol: Pemimpin Kuat Tak Bisa Dibeli

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kalemdiklat Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan pentingnya integritas kepada para Taruna Akpol. (Foto/Istimewa)

    Kalemdiklat Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan pentingnya integritas kepada para Taruna Akpol. (Foto/Istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan atau Kalemdiklat Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto memberikan pengarahan kepada 1.100 orang taruna Akpol. Dalam acara itu, Arief menekankan pentingnya integritas untuk menghadapi tantangan di masyarakat yang semakin kompleks.

    "Untuk menjadi pemimpin harus melalui proses yang berat dan panjang. Pemimpin yang kuat, hebat, dan berintegritas tidak bisa dibeli tetapi harus melalui ujian dan pengalaman untuk mematangkan dan mendewasakannya," kata Arief di hadapan para taruna Akpol di Semarang, Jumat, 17 Januari 2020.

    Arief juga berpesan kepada Gubernur Akpol Inspektur Jenderal Polisi Fiandar untuk menjalankan aturan, kode etik, dan disiplin kepada taruna dengan tegas dan obyektif. Ia meminta agar Gubernur Akpol tak memberi toleransi terhadap pelanggaran yang dilakukan taruna.

    "Disiplin harus dilakukan untuk menjaga marwah taruna yang lain dan tentu untuk mengingatkan taruna yang melanggar. Integritas dan perilaku positif harus dibangun sejak dalam proses pendidikan," kata Arief.

    Arief berharap 25 tahun mendatang akan lahir pimpinan Polri yang hebat. "Pintu telah dibuka jalan panjang telah terbentang di hadapan kalian. Masuki pintu itu dan berkompetisi di jalan itu mengikuti rambu yang benar," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.