Dugaan Korupsi Asabri, Dahnil: Pak Prabowo Minta Prajurit Tenang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyapa mahasiswa saat melayat almarhum Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Boyke Setiawan yang  wafat di Bandung, Jawa Barat, Kamis 9 Januari 2020. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyapa mahasiswa saat melayat almarhum Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Boyke Setiawan yang wafat di Bandung, Jawa Barat, Kamis 9 Januari 2020. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Prajurit TNI dan Polri tetap tenang dalam merespons dugaan korupsi pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

    "Kami baru dapat laporan dari pihak Asabri, teman-teman Asabri menyatakan dana prajurit tidak ada masalah dan akan tetap aman. Oleh sebab itu, Pak Prabowo menyampaikan prajurit harus tetap tenang," kata Staf Khusus bidang Komunikasi Publik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis, 16 Januari 2020.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menyatakan sudah mendengar informasi isu dugaan korupsi di tubuh Asabri. Ia pun meminta dugaan korupsi itu diusut secara tuntas karena nilai kerugiannya diduga mencapai lebih dari Rp 10 triliun.

    Menurut Dahnil, Prabowo langsung meminta kejelasan terkait persoalan tersebut dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

    "Karena memang secara hierarki, Asabri ini di bawah Kementerian BUMN, walaupun posisi Kemhan, TNI, bahkan Polri juga dalam hal ini sebagai pemangku kepentingan," kata Dahnil.

    Adapun jika nanti ke depan ditemukan masalah hukum terkait kerugian keuangan negara, Dahnil mengatakan Prabowo mendukung masalah hukum itu bisa diselesaikan dengan segera. "Tidak boleh ada korban dana prajurit, itu saja," kata Dahnil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.