Gubernur Jabar Teken Kesepakatan dengan PHRI

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Daerah XIII Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020. (Foto: Doc. Humas Jabar).

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Daerah XIII Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020. (Foto: Doc. Humas Jabar).

    INFO NASIONAL — Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi masa depan. Caranya dengan mendorong setiap kabupaten/kota untuk memiliki destinasi wisata unggulan, seperti Kabupaten Pangandaran dengan Pantai Barat dan Timurnya.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan hal itu pada Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XIII Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.

    Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, pariwisata adalah bisnis kebahagiaan. Industri pariwisata diciptakan untuk menarik orang berkunjung. Apalagi, Jabar memiliki panorama dan kondisi alam yang indah. Industri pariwisata di Jabar bisa disesuaikan dengan kondisi alam dan budaya di setiap daerah.

    Emil menyatakan, pihaknya telah membenahi destinasi di setiap kabupaten/kota. Di antaranya wajah baru pantai di Pangandaran, jalur kereta api dimaksimalkan. Hingga akhir 2019, jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Jabar sekira 66 juta wisatawan.

    Ketua BPD PHRI Jabar, Herman Muchtar, mengatakan Jawa Barat memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Namun, kata dia, potensi tersebut akan memberikan dampak positif apabila dikelola dengan baik.

    “Persoalan yang kita hadapi adalah bagaimana kita mengolahnya untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagaimana yang diinginkan oleh Gubernur (Jabar), untuk menjadikan pariwisata sebagai lokomotif ekonomi Jawa Barat, dan Jawa Barat menjadi provinsi pariwisata,” ucapnya.

    Di acara Musda XIII PHRI Jabar ini ditandatangani kesepakatan bersama antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jabar dengan PHRI Jabar tentang Pemberdayaan Produk Kriya Jawa Barat, oleh Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil dengan Ketua BPD PHRI Jabar Herman Muchtar.

    Selain itu, kesepakatan bersama antara Dekranasda Jabar dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jabar tentang Pengembangan Produk Kriya Jawa Barat ditandatangani oleh Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil dengan Ketua GIPI Jabar Herman Muchtar.

    Juga kesepakatan bersama antara Dekranasda Jabar dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Jabar tentang Pengembangan Produk Kriya Jawa Barat, yang ditandatangani juga oleh Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil dengan Ketua Asita Jabar Budijanto Ardiansjah. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.