Jabar Akan Bahas Rencana Relokasi Korban Longsor di Bogor

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kab. Bogor, Rabu, 15 Januari 2020

    Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kab. Bogor, Rabu, 15 Januari 2020

    INFO NASIONAL — Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, memastikan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor yang terdampak bencana tanah longsor.

    “Apa yang diharapkan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bogor dan oleh masyarakat, untuk dirapatkan di tingkat Provinsi. Dan selanjutnya (hasil rapat) dilaporkan ke pemerintah pusat,” kata Uu saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Rabu, 15 Januari 2020.

    Berdasarkan laporan Bupati Bogor, 11 desa di Kecamatan Sukajaya diperkirakan sudah tidak bisa dihuni kembali. Relokasi ribuan Kepala Keluarga (KK) di 11 desa tersebut menjadi salah satu solusi untuk diupayakan.

    Menurut Uu, Pemprov Jabar akan menggelar rapat bersama Pemerintah Pusat dan Pemkab Bogor untuk membahas rencana relokasi tersebut. "Terlalu lama di sini selama kurang lebih 14 hari, banyak yang sakit terutama anak-anak. Kita akan lakukan relokasi,” kata dia.

    Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa Masa Tanggap Darurat Bencana akan diperpanjang sampai waktu yang belum ditentukan. Bantuan logistik untuk warga terdampak cukup.

    "Kita tidak minta nilai (rupiah), tapi apa yang bisa dibantu Provinsi kami terima. Tadi, sudah Pak Uu sampaikan, bahwa Pak Uu meninjau, mencatat kebutuhan di sini apa. Kalau soal makanan, pakaian dan lain-lain sudah cukup, terpenuhi," kata Ade. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.