Kasus Keraton Agung Sejagat, Polisi Bakal Libatkan Ahli Sejarah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Publik tengah dihebohkan dengan kemunculan sekelompok orang yang berdandan ala kerajaan keraton di Purworejo, Jawa Tengah yang dinamakan Keraton Agung Sejagad. Kemunculan Keraton Agung Sejagat ini mulai dikenal publik, setelah mereka mengadakan acara Wilujengan dan Kirab Budaya yang digelar pada 10 hingga 12 Januari 2020. ANTARA/dok. pribadi

    Publik tengah dihebohkan dengan kemunculan sekelompok orang yang berdandan ala kerajaan keraton di Purworejo, Jawa Tengah yang dinamakan Keraton Agung Sejagad. Kemunculan Keraton Agung Sejagat ini mulai dikenal publik, setelah mereka mengadakan acara Wilujengan dan Kirab Budaya yang digelar pada 10 hingga 12 Januari 2020. ANTARA/dok. pribadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Jawa Tengah bakal melibatkan dua guru besar ahli sejarah dari Universitas Diponegoro dalam proses penyidikan kasus Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo.

    "Ada dua guru besar yang akan kami minta bantuannya menelusuri kebenaran jejak sejarah yang diklaim Raja Keraton Agung Sejagat," kata Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel di Semarang, Rabu, 15 Januari 2020.

    Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang mengaku sebagai penguasa dunia sebelumnya meresahkan warga di Desa Pogung Juru Tengah, Purworejo. Keraton yang dipimpin oleh Totok Santoso dan Fanni Amanadia itu mengaku sebagai keturunan Raja Mataram.

    Pada Selasa, 14 Januari kemarin, Polda Jawa Tengah menangkap 'raja dan ratu' keraton itu atas tuduhan penipuan. Sebab, mereka meminta sejumlah uang kepada orang-orang yang hendak bergabung dengan imbalan dijanjikan terhindar dari malapetaka dan mendapat gaji besar sebagai pengikut.

    Dalam penanganan fenomena Keraton Agung Sejagat ini, kata Rycko, polisi melakukan penilaian dari sejumlah aspek. Selain aspek yuridis, terdapat nilai kebangsaan yang berhubungan dengan dasar negara serta aspek historis. Kemudian aspek sosiologis yang berhubungan dengan masyarakat sekitar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?