Tulisan Soal Hasto Kristiyanto, RMOL.id Dilaporkan ke Dewan Pers

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Steering Comitee Kongres V PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam konferensi pers menjelang Kongres PDIP di Grand Inna Beach, Bali pada Rabu, 7 Agustus 2019. Dewi Nuria/TEMPO

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Steering Comitee Kongres V PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam konferensi pers menjelang Kongres PDIP di Grand Inna Beach, Bali pada Rabu, 7 Agustus 2019. Dewi Nuria/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) mengadukan RMOL.id atas pemberitaan berjudul “Saeful Bahri Akui Sumber Duit Suap untuk Komisioner KPU Berasal dari Hasto”. Hasto yang dimaksud adalah Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. “Menurut kami itu sudah tuduhan bukan lagi menduga. Kan harusnya ada kata dugaan,” kata Ketua Bidang Hukum REPDEM Fajri Safi’i di Gedug Dewan Pers, Rabu 15 Januari 2020.

    Fajri melampirkan beberapa salinan berita RMOL.id sebagai bukti. Ia akan menyerahkan hal ini kepada dewan pers untuk diproses.” Kami percaya Dewan Pers,” kata dia.

    Menurut dia Dewan Pers akan kembali mengundang mereka pada 24 Januari 2020 bersama dengan RMOL.id.

    Fajri mengklaim pengaduan ini atas dasar inisiatif organisasinya, bukan atas dasar permintaan dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang namanya terdapat dalam pemberitaan itu. Ia mengatakan selama proses ini REPDEM tidak berkomunikasi dengan Hasto. “Gak ada (komunikasi) karena kasus ini seolah diciptakan oleh opini itu dikaitkan dengan kerjaannya Sekjen padahal tidak ada kaitannya itu.”

    Pada berita RMOL.id ditulis salah satu tersangka kasus pergantian antarwaktu caleg PDIP Riezky Aprilia oleh Harun Masiku, yakni Saeful Bahri mengakui uang yang digunakan untuk suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan merupakan uang dari Hasto Kristiyanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?