Hari Ini, Jaksa Tetapkan 5 Tersangka Jiwasraya. Siapa Saja?

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim menggunakan rompi merah muda sesaat setelah pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Selasa, 14 Januari 2020. Tempo/Halida Bunga

    Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim menggunakan rompi merah muda sesaat setelah pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Selasa, 14 Januari 2020. Tempo/Halida Bunga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya pada Selasa, 14 Januari 2020.

    Mereka adalah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Persero Hary Prasetyo; dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat. Dua lagi, Bekas Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan; dan mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim.

    Benny, Hary, Heru satu persatu keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan sejak pukul 17.00 sampai 17.50 WIB. Ketiganya keluar menggunakan rompi berwarna merah muda. Berdasarkan pantauan Tempo, tangan Heru terlihat menggunakan pengikat semacam borgol. Belakangan Syahmirwan dan Hendrisman keluar mengenakan rompi merah muda.

    Pengacara Benny, Muchtar Arifin, membenarkan penetapan tersangka ini. "Orang Jiwasraya saja yang seharusnya bertanggung jawab belum diapa-apain. Ya direksinya dong," kata Muchtar di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan Selasa 14 Januari 2020.

    Adapun pengacara Heru Hidayat, Susilo Ariwibowo juga memberi pernyataan sesaat setelah kliennya selesai diperiksa. Heru akan ditahan selama 20 hari ke depan.

    "Tadi diperiksa sebagai saksi jadi enggak ada pendampingan dari penegak hukum. Saya enggak bisa jawab pertanyaan apa yang ditanya berapa pertanyaan saya enggak bisa jawab. Tapi sekarang statusnya berubah jadi tersangka dan ditahan," katanya. Heru Hidayat tidak memberikan pernyataan apapun.

    Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum memberikan pernyataan apapun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?