Pesan Menpan RB ke Gubernur Riau yang Angkat Kerabat jadi Pejabat

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo mengatakan telah mengingatkan Gubernur Riau Syamsuar agar tidak melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). "Saya sampaikan jangan ada KKN, semua ikuti mekanisme dengan baik," kata Tjahjo saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020.

    Pesan itu disampaikan Tjahjo sehubungan dengan kabar Syamsuar dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Yan Prana Jaya Indra Rasyid, melantik sejumlah kerabatnya menjadi pejabat di Pemerintah Provinsi Riau.

    Tjahjo mengatakannya langsung kepada Syamsuar, saat mereka bertemu kemarin, Senin, 13 Januari 2020. Mantan Mendagri ini mengingatkan agar jenjang karir harus diikuti, kepangkatan jangan sengaja dikatrol, dan batasan usia juga harus diperhatikan.

    Dalam pertemuan dengan Menpan RB itu, Syamsuar juga mengklarifikasi isu itu pada Tjahjo langsung. Menurut Tjahjo, Syamsuar telah membantah adanya praktik nepotisme di wilyahnya. "(Gubernur Riau) menyampaikan secara keseluruhan, proses pergantian pimpinan pejabat di daerah semua sudah sesuai aturan, seizin Pak Mendagri, kemudian dalam proses rekrutmennya juga melibatkan PAN RB," kata Tjahjo.

    Tjahjo mempersilakan Gubernur Riau mempertahankan pejabat yang merupakan kerabatnya. Selama mereka berkapasitas dan melewati proses rekruitmen yang benar, tak ada masalah meski mereka berhubungan darah. "Jadi jangan dilihat itu keluarga. Yang penting memenuhi aturan. Kepangkatan sudah memenuhi. Tesnya memenuhi," kata Tjahjo.


    EGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.