Kelompok Bersenjata Tembaki Bus Pegawai Freeport di Timika, Papua

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi dan TNI di Papua terlibat dalam baku tembak pada Rabu, 5 Desember, dengan kelompok separatis yang diyakini secara brutal membunuh 19 pekerja konstruksi di Distrik Mbua di Papua Barat. REUTERS

    Polisi dan TNI di Papua terlibat dalam baku tembak pada Rabu, 5 Desember, dengan kelompok separatis yang diyakini secara brutal membunuh 19 pekerja konstruksi di Distrik Mbua di Papua Barat. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Rombongan bus karyawan PT Freeport Indonesia ditembak oleh diduga kelompok bersenjata pada Senin pagi, 13 Januari 2020, sekitar pukul 08.40 WIT. Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw menuturkan, saat itu bus karyawan tengah dalam perjalanan menuju Timika dari Tembagapura, Papua.

    "Tiba-tiba di area MP 53, terdengar suara letusan sebanyak lima kali dan mengenai dua bagian belakang bus dalam konvoi," kata dia saat dikonfirmasi pada Senin, 13 Januari 2020.

    Paulus mengatakan, penembak diperkirakan menembak dari posisi yang lebih tinggi dan langsung melarikan diri ke sungai. 

    Akibat kejadian tersebut, bus rusak. Beruntung, tak ada korban, baik luka maupun jiwa, dalam peristiwa penembakan. "Kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengejar pelaku," kata Paulus. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa situasi Timika, Papua, kini sudah aman dan kondusif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.