KPK Sita Rp 1 Miliar dan Valuta Asing dari Rumah Bupati Sidoarjo

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah barang bukti seusai menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 10 Januari 2020. Penggeledahan tersebut untuk mencari barang bukti kasus suap pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang melibatkan Bupati Sidoarjo SaifuI Ilah. ANTARA

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah barang bukti seusai menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 10 Januari 2020. Penggeledahan tersebut untuk mencari barang bukti kasus suap pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang melibatkan Bupati Sidoarjo SaifuI Ilah. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang Rp 1 miliar dari rumah dinas Bupati Sidoarjo Saiful Ilah pada Sabtu, 11 Januari 2020. Selain itu, tim juga menyita uang dalam ragam valuta asing, yakni US$ 50 ribu, Sin$ 64 ribu, serta Dolar Australia, Euro, Yen dan lainnya.

    "Jumlahnya saat ini masih dihitung," kata pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Sedangkan di lokasi ruang kerja Bupati dan ruang ULP, kata dia, tim penyidik menyita sejumlah dokumen terkait pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

    KPK menetapkan enam tersangka kasus suap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta menyatakan keenamnya berperan sebagai penerima dan pemberi suap.

    Alexander menyebut empat orang diduga sebagai penerima suap terdiri dari Saiful Ilah; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih; Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji.

    Sementara dua orang pemberi suap berasal dari pihak swasta bernama Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...