Bersepatu Hermes, Puan Maharani Keliling Pameran Rempah PDIP

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani meninjau Pameran Rempah-Rempah di Rakernas PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu 11 Januari 2020. Tempo/ Fikri Arigi.

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani meninjau Pameran Rempah-Rempah di Rakernas PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu 11 Januari 2020. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani berkeliling di pameran rempah-rempah di arena Rakernas I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 Januari 2020.

    Puan tampil dengan busana santai, yakni jaket merah PDIP, celana jeans, dan sepatu Hermes yang terlihat seperti seri Voltage Sneaker Special Edition berwarna putih.

    Politikus PDIP itu berkeliling sejak sekitar pukul 09.30 WIB. Didampingi Ketua DPP PDIP Mindo Sianipar dan politikus PDIP Evita Nursanty, Puan mengunjungi gerai pameran rempah-rempah.

    Puan menyinggung bahwa Indonesia dikenal sebagai jalur rempah sejak zaman dulu. Bahkan Indonesia menjadi incaran banyak negara karena rempah. Namun, kata Puan, hari-hari ini banyak rempah datang dari luar.

    "Karena itu PDIP pada HUT 47 ini memiliki visi bahwa bagaimana mengembalikan rempah Indonesia dengan inovasi industri untuk kembali menjadi raja di dunia terkait dengan rempah," ujar Puan di lokasi.

    Puan mengatakan, PDIP ingin mengingatkan kembali bahwa rempah Indonesia sangat kaya-raya dan banyak sekali di Indonesia.

    Dalam pameran tersebut, panitia Rakernas memamerkan banyak rempah-rempah Nusantara. Ada pula berbagai produk hasil olahan herbal. Selain itu, pelbagai motif batik juga dipamerkan di gerai-gerai yang ada di Hall C Jiexpo Kemayoran ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.