Megawati Beri Tiga Arahan ke Kader PDIP soal Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan dalam Rakernas I PDIP di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan dalam Rakernas I PDIP di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan arahan tertutup dalam Rapat Kerja Nasional I PDIP pada Jumat malam, 10 Januari 2020. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Arif Wibowo pengarahan itu terkait dengan pemenangan Pilkada 2020.

    Kongres PDIP sebelumnya sudah menetapkan target kemenangan di Pilkada 2020 sebesar 60 persen.

    "Maka dikasih arahan secara jelas dan tegas bagaimana mengkosolidasi memenangkan pilkada di daerah-daerah yang sudah dipetakan dengan baik oleh partai," kata Arif di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Berikutnya, kata Arif, Megawati juga mengatakan bahwa penentuan pasangan calon dan koalisi harus dipikirkan matang. Dia menyebut penentuan itu tak boleh sekadar memenangkan orang, tetapi harus memenangkan partai dan rakyat.

    "Memenangkan partai itu jelas, bahwa partai harus diuntungkan dengan kemenangan dalam pilkada," kata Arif.

    Adapun kemenangan rakyat, ujar Arif, adalah agar politik anggaran di daerah berpihak kepada masyarakat. Politik anggaran ini harus disesuaikan dengan kepentingan mendesak di setiap daerah untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan.

    "Yang ketiga adalah kemenangan dalam pilkada ditargetkan dan wajib dicapai oleh partai akan menjadi dasar bagi kemenangan kita di 2024," kata Arif.

    Megawati memberikan arahan tertutup dalam Rakernas I kemarin malam. Dalam forum tertutup itu hadir pula Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?