Megawati Tantang Kader PDIP Menangi Pemilu Ketiga Kali pada 2024

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto duduk di samping kanan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menaiki mobil golf untuk berkeliling di arena Rakernas I PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020. Tempo/Putri.

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto duduk di samping kanan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menaiki mobil golf untuk berkeliling di arena Rakernas I PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020. Tempo/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menantang kesiapan para kadernya untuk kembali memenangkan pemilihan umum yang ketiga kalinya pada 2024.

    Tantangan disampaikan Megawati dalam pidato pembukaan Rapat Kerja Nasional I PDIP yang dihadiri sejumlah ketua umum partai politik di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020..

    Megawati sebelumnya menceritakan perjalanan PDIP yang hampir hancur pada 1999. Namun dengan kesabaran dan perjuangan akhirnya bangkit dan menang. "Allah SWT Maha Tahu. Kita sekarang menang dua kali, sanggup enggak untuk menang ketiga kalinya?" tanya Megawati.

    Para kader pun menjawab, "Sanggup!"

    "Jadilah banteng-banteng otot kawat balung besi, solid bergerak, total berjuang, total kerahkan segenap kemampuanmu," kata Mega memekik.

    Megawati menginstruksikan para kadernya tak ragu memperjuangkan kepentingan rakyat. Menurut dia, rakyat tak pernah ragu memilih dan mempercayakan pilihan kepada PDIP.

    "Tidak ada yang perlu ditakuti, ingat Bung Karno bersama kita. Ada doa rakyat bersama perjuangan kita, dirgahayu  PDIP yang ke-47 tahun. Solid bergerak, wujudkan Indonesia negara industri, maju berbasis riset dan inovasi nasional," kata mantan presiden ini.

    Megawati kemudian menutup pidatonya dengan memekikkan "merdeka" tiga kali.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.