Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Ngaku Tak Terima Uang Saat OTT KPK

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Sidoarjo,Saiful Ilah, resmi memakai rompi tahanan pasca terjaring operasi tangkap tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis dini hari, 9 Januari 2020. Penyidik KPK resmi melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap enam orang tersangka sebagai penerima suap Bupati Sidoarjo,Saiful Ilah,Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih, Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Sidoarjo,Judi Tetrahastoto, Kepala Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji, dua orang pihak swasta sebagai pemberi suap, Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. TEMPO/Imam Sukamto

    Bupati Sidoarjo,Saiful Ilah, resmi memakai rompi tahanan pasca terjaring operasi tangkap tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis dini hari, 9 Januari 2020. Penyidik KPK resmi melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap enam orang tersangka sebagai penerima suap Bupati Sidoarjo,Saiful Ilah,Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih, Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Sidoarjo,Judi Tetrahastoto, Kepala Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji, dua orang pihak swasta sebagai pemberi suap, Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, JakartaBupati Sidoarjo Saiful Ilah mengaku tak memegang uang saat tertangkap operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

    “Ya katanya OTT, tapi saya enggak ada pegang uang sama sekali,” kata Saiful di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 10 Januari 2020.

    Hari ini dua rumah politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini digeledah penyidik KPK. Selain rumah Saiful, KPK pun menggeledah Kantor Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Akr Kabupaten Sidoarjo.

    “Kegiatan penggeledahan perkara Sidoarjo, hari Jumat 10 Jan 2020. Penggeledahan di 3 lokasi,” kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri saat dihubungi, Jumat 10 Januari 2020.

    Rumah Saiful yang digeledah terletak di Jalan Yos Sudarso, Sidoarjo, Jawa Timur, dan di Desa Janti Dusun Balongan, Sidoarjo, Jawa Timur.

    Saat ditanyai Saiful mengaku tidak mengetahui kabar penggeledahan tersebut. Ia menyebut belum ada kabar penggeledahan tersebut yang ia terima.

    “Saya enggak tahu. Saya di sini. Enggak ada berita, ya, saya enggak tahu,” tuturnya.

    KPK menetapkan enam orang tersangka sehubungan dengan proyek infrastruktur di Sidoarjo. Empat orang diduga sebagai penerima suap. Mereka adalah Saiful; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih; Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji. Sementara dua orang diduga pemberi suap berasal dari pihak swasta bernama Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.