KPU Sebut Permohonan PAW Harun Masiku Diteken Megawati - Hasto

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Puan Maharani dan Prananda Prabowo meneriakan yel-yel usai penutupan Kongres V PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, 10 Agustus 2019. Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik 27 orang pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024. TEMP/Johannes P. Christo

    Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Puan Maharani dan Prananda Prabowo meneriakan yel-yel usai penutupan Kongres V PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, 10 Agustus 2019. Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik 27 orang pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024. TEMP/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan permohonan pergantian antar waktu (PAW) caleg PDIP Harun Masiku ditandatangani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Harun kini menjadi tersangka atas dugaan menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk memuluskan jalannya dalam proses PAW.

    "Sebetulnya kalau surat-menyurat administratif bisa pokoknya pimpinan partai. Tapi yang terakhir (surat PAW atas nama Harum Masiku) memang ditandatangani oleh ketua umum dan sekjen," kata Arief Budiman di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.

    Setelah permohonan PAW masuk, ujar Arief, KPU menggelar rapat pleno dan tetap pada keputusannya tidak menyetujui Harun Masiku menjadi pengganti antara waktu caleg terpilih yang meninggal dari PDIP, Nazarudin Kiemas. Alasannya, pengganti caleg yang meninggal adalah pemilik suara terbanyak berikutnya di bawah caleg terpilih.

    KPU lalu menetapkan Riezky Aprilia menjadi anggota DPR RI karena merupakan pemilik suara kedua terbanyak setelah Nazarudin. "Harun itu perolehan suaranya peringkat ke-5," ujar Arief.

    Arief mengatakan, KPU akan menyiapkan dokumen berisi penjelasan seluruh kronologi dari perkara pergantian antar waktu yang menyeret salah satu komisioner KPU itu dalam kasus suap. Selain menyiapkan dokumen kronologi kasus tersebut, KPU juga sedang menyiapkan laporan untuk diserahkan ke Presiden, DPR dan DKPP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...