Hasto Kristiyanto Pimpin Mengheningkan Cipta Rakernas PDIP

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, usai menemani Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan antara PDIP dan Departemen Internasional Partai Komunis Cina di Hotel Mandarin, Jakarta, 18 September 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, usai menemani Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan antara PDIP dan Departemen Internasional Partai Komunis Cina di Hotel Mandarin, Jakarta, 18 September 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto memimpin mengheningkan cipta dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional I PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat, 10 Januari 2020.

    Hasto baru terlihat di area rakernas. Sebelumnya, dia tak terlihat berseliweran seperti elite PDIP yang lain.

    Nama Hasto tengah disebut-sebut terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan dua hari lalu. Dua orang yang ditangkap KPK, Saeful Bachri dan Donny Tri Istiqomah, ditengarai merupakan staf Hasto.

    KPK kemudian melepas Donny, hanya Saeful yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun dalam keterangannya KPK menyebut Saeful sebagai pihak swasta.

    Pembukaan Rakernas I PDIP ini dihadiri oleh sejumlah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju juga hadir.

    Di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud Md., Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Parekraf Wishnutama, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Kemudian Menteri KKP Edhy Prabowo, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dan lainnya. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Boediono, dan Try Sutrisno juga datang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.