Dikabarkan Diganti PDIP, di Rakernas Riezky Aprilia Hindari Media

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI, Wahyu Setiawan, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat dinihari, 10 Januari 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI, Wahyu Setiawan, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat dinihari, 10 Januari 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  (PDIP) Riezky Aprilia berusaha menghindari awak media di arena Rapat Kerja Nasional I di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat hari ini, Jumat, 10 Januari 2020. Mengenakan baju merah dan kerudung hitam, Riezky berusaha berlari dan tak menanggapi pertanyaan wartawan.

    Seorang pria kemudian mendekat saat mengetahui Riezky dikerubungi wartawan. Dia berusaha membantu Riezky untuk masuk ke ruangan Rakernas. "Ki sini, Ki," kata pria tersebut. Terus dikejar, Riezky akhirnya berhenti dan memberikan pernyataan. Nama anggota DPR ini sedang santer di sekitar perkara suap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan oleh caleg PDIP Harun Masiku, rekan satu daerah pemilihan Riezky.

    Wahyu dan Harun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Wahyu diduga memfasilitasi penggantian antarwaktu (PAW) Riezky sebagai anggota DPR untuk diganti Harun.

    Riezky dan Harun maju pemilihan legislatif 2019 dari daerah pemilihan Sumatera Selatan I. Informasi yang diperoleh Tempo, PDIP menginginkan Harun Masiku menggantikan Nazarudin di DPR. Padahal sebelumnya, KPU memutuskan Riezky yang menggantikan Nazarudin melenggang ke Senayan. KPU beralasan Riezky pemilik suara terbanyak setelah almarhum Nazarudin.

    Kepada wartawan, Riezky mengaku tak tahu apa-apa soal perkara itu. Dia mengaku baru pulang reses dari dapilnya, Sumatera Selatan I. "Saya enggak tahu apa-apa. Saya baru pulang reses," kata dia.

    Riezky mengaku bukan tak mau menanggapi wartawan. Sekali lagi, dia berujar tak tahu apa-apa terkait polemik PAW itu. "Saya enggak ngerti apa-apa. Dan saya prinsipnya saya ikut perintah partai," ujar anggota Komisi IV DPR ini.

    Ia yakin PDIP tak akan menariknya dari DPR karena partainya profesional dan demokratis. "PDIP pasti sesuai dengan profesionalisme."

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.